Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Whoosh Jadi Favorit Pemudik, Perjalanan Lebaran Lebih Cepat dan Nyaman

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 19 Maret 2026 | 17:15 WIB

Operasional kereta cepat Whoosh kini 80 persen dikelola SDM Indonesia.
Operasional kereta cepat Whoosh kini 80 persen dikelola SDM Indonesia.

RADARBANYUWANGI.ID - Moda transportasi kereta cepat Whoosh semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026. Sejumlah penumpang di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta Timur, mengakui keunggulan layanan ini dalam hal efisiensi waktu dan kenyamanan perjalanan.

Hafid, seorang pemudik asal Jakarta Selatan, mengatakan bahwa penggunaan kereta cepat memudahkannya menghindari kemacetan yang kerap terjadi saat musim mudik. Ia memilih Whoosh untuk perjalanan menuju Bandung guna bertemu keluarga sekaligus berwisata.

“Karena dari segi efisiensi waktu itu lebih cepat ya. Apalagi kalau sekarang musim mudik ini kan pasti jalan lewat jalan tol atau segala macam macet kan. Kalau dengan ada kereta ini lebih cepat lah,” ujar Hafid.

Ia menambahkan bahwa penggunaan Whoosh bukanlah hal baru baginya. Sebagai seorang wiraswasta, ia kerap menggunakan layanan ini untuk keperluan bisnis.

“Sering sih, kebetulan sering. Karena setiap kali ada urusan kerjaan, pulang pergi Jakarta-Bandung juga pakai kereta,” katanya.

Dari sisi harga, Hafid menilai layanan Whoosh sebanding dengan kualitas yang diberikan. Menurutnya, fasilitas dan kenyamanan selama perjalanan menjadi nilai tambah yang signifikan dibanding moda transportasi lain.

“Kalau dibanding harga, ya ada harga ada kualitas lah ya. Memang jauh, tetapi worth it dengan layanan yang diberikan,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan oleh Noval, pemudik asal Bandung yang akan merayakan Lebaran di Cijantung, Jakarta Timur, bersama keluarga. Ia mengaku perjalanan menggunakan Whoosh terasa sangat singkat dan nyaman.

“Perjalanannya juga tidak terasa lebih singkat, kayak rasanya juga belum sempat tidur sudah sampai,” ujar Noval.

Ia juga menyoroti kemudahan akses transportasi menuju dan dari stasiun, serta fasilitas yang dinilai lengkap dan bersih.

“Fasilitas di sini lengkap juga, akses kendaraannya gampang dari mana-mana,” imbuhnya.

Sementara itu, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang pada periode Lebaran. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyebut jumlah penumpang pada Lebaran 2025 mencapai sekitar 290 ribu orang dan diprediksi meningkat menjadi 301 ribu pada Lebaran 2026.

“Peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat untuk menggunakan Whoosh sebagai pilihan transportasi selama periode libur Lebaran,” kata Eva.

Ia menambahkan, lonjakan penumpang diperkirakan mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan akan mencapai puncaknya pada H-1 Lebaran, yakni 20 Maret 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KCIC #lebaran 2026 #WHOOSH