RADARBANYUWANGI.ID - Aktivitas transportasi kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menunjukkan peningkatan signifikan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan data sementara pada Selasa (17/3/2026), jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 47.225 orang.
"Jumlah tersebut terdiri dari 26.555 penumpang yang berangkat dan 20.670 penumpang yang tiba. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring operasional kereta yang berlangsung hingga malam hari," ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.
Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi hari ini didominasi oleh Stasiun Surabaya Pasar Turi dengan total 14.970 penumpang, disusul Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 14.482 penumpang, dan Stasiun Malang dengan 6.982 penumpang.
Rinciannya, di Stasiun Pasarturi tercatat 8.503 penumpang berangkat dan 6.467 penumpang datang. Sementara di Stasiun Gubeng terdapat 9.376 penumpang berangkat dan 5.115 penumpang datang. Adapun di Stasiun Malang, sebanyak 3.760 penumpang berangkat dan 3.222 penumpang tiba.
Minat masyarakat untuk bepergian selama periode Lebaran juga tercermin dari tingginya penjualan tiket. Hingga 17 Maret 2026, tiket kereta api jarak jauh yang terjual mencapai 393.693 atau sekitar 70 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk.
"Penjualan tersebut merupakan akumulasi untuk periode 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri, angka ini diperkirakan akan terus meningkat," terang Mahendro.
Selama periode 11–17 Maret 2026 saja, Daop 8 Surabaya telah melayani 284.308 pelanggan, dengan rincian 154.437 penumpang berangkat dan 129.871 penumpang tiba.
Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 767.063 orang, terdiri dari 393.693 penumpang berangkat dan 373.370 penumpang datang.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket KA ekonomi komersial yang berlaku pada 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8 Surabaya, tersedia 188.288 tiket diskon, dengan 126.196 tiket atau sekitar 67 persen telah terjual.
"Artinya, masih terdapat 62.092 tiket diskon yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ungkap Mahendro.
Tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi tercatat pada 18 Maret 2026 sebanyak 27.317 tiket, disusul 14 Maret 2026 dengan 26.622 tiket. Tingginya angka ini mencerminkan antusiasme masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik.
Pihak KAI mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan jika jadwal favorit sudah hampir penuh. Selain itu, penumpang juga disarankan memanfaatkan skema perjalanan lanjutan atau connecting train.
“Pelanggan dapat memilih jadwal alternatif atau memanfaatkan perjalanan lanjutan untuk mendapatkan fleksibilitas rute dan waktu,” pungkasnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi