RADARBANYUWANGI.ID - Volume penumpang kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mengalami lonjakan menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi yang berdekatan dengan momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Pada hari terakhir masuk kerja, Selasa (17/3/2026), pergerakan penumpang terpantau meningkat tajam. Hingga saat ini, total tiket yang telah terjual untuk perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember mencapai 158.324 tiket, mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api.
Selama periode 11 hingga 17 Maret 2026, akumulasi penumpang yang naik dan turun di seluruh stasiun wilayah Daop 9 tercatat sebanyak 135.200 orang. Rinciannya, sekitar 69.700 penumpang tiba dan 65.500 penumpang berangkat dari wilayah tersebut.
Kepadatan mulai terasa sejak Selasa, dengan jumlah penumpang berangkat mencapai 10.900 orang dan diperkirakan masih akan bertambah hingga malam hari. Lonjakan ini diprediksi berlanjut hingga Jumat (20/3/2026), dengan rata-rata 11.000 penumpang berangkat setiap harinya.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga kualitas layanan.
"Memasuki hari terakhir masuk kerja sebelum libur Nyepi dan rangkaian Idulfitri 1447 H, kami melihat pergerakan penumpang yang sangat dinamis. Untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan, KAI Daop 9 Jember telah menyiagakan penuh seluruh SDM, sarana, hingga prasarana pendukung," ujar Cahyo.
Ia menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama selama periode angkutan libur panjang.
"Kami telah mempertebal pengamanan, baik di area stasiun maupun di sepanjang jalur kereta api, guna memastikan perjalanan kereta api berjalan lancar tanpa kendala operasional selama masa angkutan libur panjang ini," tambahnya.
Meski terjadi lonjakan penumpang, KAI Daop 9 Jember memastikan bahwa ketersediaan tempat duduk masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sejumlah kereta api favorit masih menyediakan kursi, di antaranya KA Mutiara Timur Fakultatif relasi Ketapang–Surabaya Gubeng dengan 3.516 kursi eksekutif, serta KA Mutiara Timur relasi Ketapang–Surabaya Pasar Turi dengan total lebih dari 3.000 kursi gabungan eksekutif dan ekonomi.
Selain itu, KA Ijen Ekspres relasi Ketapang–Malang dan KA Logawa relasi Ketapang–Purwokerto juga masih memiliki ketersediaan tempat duduk, meski jumlahnya terbatas dan terus bergerak dinamis.
KAI Daop 9 Jember mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket serta memastikan jadwal keberangkatan. Penumpang juga disarankan datang ke stasiun minimal 30 menit sebelum keberangkatan guna menghindari keterlambatan.
Editor : Lugas Rumpakaadi