RADARBANYUWANGI.ID - KAI Commuter melakukan penyesuaian layanan Commuter Line Rangkasbitung–Merak selama periode Angkutan Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kebijakan tersebut, perjalanan kereta hanya akan dilayani hingga Stasiun Cilegon sebagai bagian dari upaya mendukung penataan lalu lintas di kawasan penyeberangan Merak–Bakauheni.
Penyesuaian ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan pemudik yang menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak, yang setiap tahunnya menjadi titik krusial kepadatan arus mudik. Dengan pembatasan layanan hingga Cilegon, diharapkan distribusi arus penumpang dan kendaraan dapat lebih terkendali.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil koordinasi lintas pihak yang telah dilakukan sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa lonjakan pengguna kendaraan pribadi menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan tersebut.
“Penyesuaian pola operasi layanan Commuter Line Rangkasbitung–Merak hanya sampai Stasiun Cilegon dilakukan karena adanya lonjakan pengguna jasa kendaraan yang akan memasuki Pelabuhan Penyeberangan Merak selama periode Angkutan Lebaran 2026,” ujar Karina, Senin (16/3/2026).
Kebijakan ini akan berlaku mulai Jumat, 13 Maret hingga 20 Maret 2026. Selama periode tersebut, perjalanan Commuter Line Merak hanya melayani rute Rangkasbitung–Cilegon pulang-pergi.
Untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan ke Stasiun Krenceng dan Stasiun Merak, KAI Commuter menyediakan layanan angkutan lanjutan dari Stasiun Cilegon. Jadwal angkutan tersebut akan disesuaikan dengan waktu kedatangan dan keberangkatan kereta.
Volume pengguna Commuter Line Merak saat ini tercatat berkisar antara 10.000 hingga 11.000 penumpang per hari. Dalam menghadapi periode Lebaran, angka tersebut diperkirakan dapat meningkat signifikan.
KAI Commuter juga mengingatkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih cermat, termasuk melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI yang dapat diakses mulai tujuh hari sebelum keberangkatan.
Selain itu, Karina turut mengimbau pengguna untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan. “KAI Commuter juga mengimbau untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama perjalanan, mengikuti aturan yang berlaku dan arahan dari petugas, serta menjaga barang bawaan dan selalu mengawasi buah hatinya jika ikut serta,” katanya.
Editor : Lugas Rumpakaadi