Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Minat Masyarakat Meningkat, Penumpang Whoosh Lebaran 2026 Diperkirakan Tembus 301 Ribu

Lugas Rumpakaadi • Senin, 16 Maret 2026 | 19:15 WIB

Operasional kereta cepat Whoosh kini 80 persen dikelola SDM Indonesia.
Operasional kereta cepat Whoosh kini 80 persen dikelola SDM Indonesia.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memperkirakan jumlah penumpang kereta cepat Whoosh selama periode Angkutan Lebaran 2026 akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan penumpang diprediksi mencapai sekitar empat persen.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, pada periode Lebaran 2025 jumlah penumpang kereta cepat tercatat sekitar 290 ribu orang. Tahun ini jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi sekitar 301 ribu penumpang.

“Peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat untuk menggunakan Whoosh sebagai pilihan transportasi selama periode libur Lebaran,” kata Eva di Bandung, Minggu (15/3/2026).

Menurut dia, tren kenaikan juga terlihat dari potensi lonjakan jumlah penumpang harian selama masa angkutan Lebaran. Jika pada tahun lalu puncak penumpang harian berada di kisaran 23 ribu orang, pada 2026 jumlahnya diprediksi bisa mendekati 25 ribu penumpang per hari.

KCIC memperkirakan puncak pergerakan penumpang akan terjadi dalam dua periode utama selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.

Eva menjelaskan peningkatan volume penumpang diprediksi mulai terlihat sejak 17 Maret 2026. Arus perjalanan kemudian akan terus meningkat hingga mendekati hari raya.

“Peningkatan volume penumpang diperkirakan mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan terus meningkat hingga mendekati Lebaran, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026,” ujarnya.

Setelah hari raya, lonjakan penumpang juga diperkirakan kembali terjadi pada arus balik. KCIC memprediksi peningkatan pergerakan penumpang akan terjadi pada H+2 Lebaran atau 22 Maret 2026.

Eva menambahkan, berdasarkan pola pembelian tiket pada periode Lebaran sebelumnya, banyak penumpang membeli tiket mendekati jadwal keberangkatan.

Hal ini dipengaruhi oleh waktu tempuh Whoosh yang relatif singkat, yakni sekitar 30 menit perjalanan.

“Perjalanan Whoosh yang relatif singkat, yakni sekitar 30 menit, sehingga banyak masyarakat memilih melaksanakan shalat Idul Fitri terlebih dahulu di kota asal sebelum melakukan perjalanan menggunakan Whoosh untuk berwisata atau bersilaturahmi,” kata Eva.

KCIC pun mengimbau masyarakat yang telah merencanakan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran agar memesan tiket lebih awal melalui kanal resmi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan kursi sesuai jadwal perjalanan yang diinginkan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KCIC #lebaran 2026 #WHOOSH #kereta cepat