Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang Puncak Mudik, KAI Daop 9 Jember Perkuat Pengamanan di 33 Stasiun Kereta Api

Lugas Rumpakaadi • Senin, 16 Maret 2026 | 14:54 WIB

KAI Daop 9 Jember menyiagakan 218 personel pengamanan di stasiun dan jalur kereta api.
KAI Daop 9 Jember menyiagakan 218 personel pengamanan di stasiun dan jalur kereta api.

RADARBANYUWANGI.ID - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mempertebal pengamanan di wilayah operasionalnya. Ratusan personel disiagakan di berbagai titik strategis guna memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, tertib, dan lancar selama periode Angkutan Lebaran.

Secara keseluruhan, KAI Daop 9 Jember mengerahkan 218 personel pengamanan yang terdiri dari unsur internal dan eksternal. Personel internal berjumlah 180 orang yang meliputi 19 pejabat pengamanan, 40 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), serta 121 petugas keamanan. Sementara itu, pengamanan eksternal melibatkan 38 personel dari unsur kewilayahan, yakni 30 anggota Kepolisian sektor (Polsek) dan 8 personel TNI dari Koramil setempat.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjamin keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

“Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 9 Jember menempatkan personel pengamanan secara optimal di berbagai titik pelayanan dan operasional. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan penumpang, kelancaran perjalanan kereta api, serta menjaga aset perusahaan,” ujar Cahyo, Senin (16/3/2026).

Dalam pengaturan tugasnya, sebanyak 134 personel ditempatkan untuk pengamanan stasioner di area stasiun. Selain itu, 22 personel ditugaskan melakukan patroli dan pengamanan di sepanjang jalur rel untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan kereta api.

Tidak hanya itu, pengamanan juga diperkuat di sejumlah objek vital lainnya. Sebanyak 13 personel disiagakan di beberapa lokasi penting, seperti Kantor Daop, Depo Lokomotif Jember, Depo Kereta Ketapang, Museum Stasiun Bondowoso, hingga Balai Pengobatan Jember.

Untuk mendukung kelancaran operasional kereta api, KAI Daop 9 Jember juga menugaskan 28 personel dalam pengamanan perjalanan kereta api (Pamka). Selain itu, delapan personel bertugas sebagai penyelia pengamanan yang melakukan pengawasan serta koordinasi kegiatan pengamanan di lapangan.

Di sisi lain, terdapat 11 personel yang berjaga di posko pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis guna mempercepat respons terhadap berbagai situasi yang mungkin terjadi selama periode angkutan Lebaran.

Cahyo menambahkan bahwa pengamanan difokuskan pada 33 stasiun yang berada di wilayah operasional Daop 9 Jember. Selain itu, sejumlah titik jalur yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tertentu juga menjadi perhatian khusus dalam pengawasan.

“Kolaborasi dengan aparat eksternal menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang kondusif di lingkungan perkeretaapian. Dengan sinergi ini, kami berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik menggunakan kereta api dengan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.

KAI Daop 9 Jember juga mengimbau seluruh pelanggan kereta api untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan selama berada di area stasiun maupun selama perjalanan. Apabila menemukan hal yang mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas.

Dengan kesiapan ratusan personel pengamanan serta dukungan dari berbagai pihak, KAI Daop 9 Jember optimistis mampu memberikan layanan transportasi kereta api yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Daop 9 Jember #stasiun #KAI #lebaran 2026 #Kereta Api