RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat lonjakan jumlah penumpang kereta api jarak jauh menjelang Lebaran 2026. Pada Sabtu (14/3/2026) atau H-7 Lebaran, sebanyak 60.604 pelanggan menggunakan layanan kereta api dari Stasiun Bandung, Jawa Barat.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya jumlah penumpang menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik.
“Jumlah pengguna KA Lebaran tahun ini cukup tinggi. Pada dua hari pertama masa posko, tercatat lebih dari 60 ribu pelanggan telah menggunakan layanan kereta api baik yang berangkat maupun tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung,” ujar Kuswardojo di Bandung, Sabtu (14/3/2026).
Secara kumulatif hingga H-7 Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 250.290 tiket kereta api jarak jauh telah terjual untuk perjalanan dari wilayah tersebut.
Menurut Kuswardojo, angka tersebut setara dengan tingkat okupansi sebesar 72,4 persen dari total kapasitas 345.840 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.
“Jumlah tersebut setara dengan tingkat okupansi 72,4 persen dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini,” katanya.
KAI sebelumnya telah menyiapkan kapasitas tempat duduk tersebut untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026.
Penyediaan kapasitas tersebut mencakup perjalanan kereta api reguler maupun kereta tambahan yang dioperasikan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan penumpang selama masa mudik.
Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga terus memantau perkembangan penjualan tiket serta arus pergerakan penumpang di berbagai stasiun guna memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.
“Kami memastikan seluruh aspek pelayanan telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan sarana kereta, prasarana di stasiun, hingga kesiapan petugas di lapangan agar pelanggan dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman dan tepat waktu,” kata Kuswardojo.
Di samping menjaga ketersediaan kapasitas angkutan, KAI juga berkomitmen mempertahankan kualitas layanan kepada pelanggan, termasuk kebersihan stasiun dan kereta serta peningkatan fasilitas pelayanan bagi penumpang.
Kuswardojo juga mengimbau masyarakat yang akan bepergian menggunakan kereta api agar merencanakan perjalanan dengan baik serta membeli tiket melalui kanal resmi KAI.
“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, membawa identitas yang sesuai dengan data pada tiket, serta memperhatikan kembali jadwal keberangkatan kereta agar proses boarding berjalan lancar,” ujarnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi