Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lonjakan Penumpang Mudik, Stasiun Gambir Layani Lebih dari 17 Ribu Keberangkatan

Lugas Rumpakaadi • Senin, 16 Maret 2026 | 02:15 WIB

Pada H-5 Lebaran (26/3), sebanyak 20.856 orang telah meninggalkan Jakarta melalui Stasiun Gambir menggunakan 45 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).
Pada H-5 Lebaran (26/3), sebanyak 20.856 orang telah meninggalkan Jakarta melalui Stasiun Gambir menggunakan 45 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).

RADARBANYUWANGI.ID - Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah stasiun di Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat hampir 50 ribu penumpang berangkat dari ibu kota pada Sabtu, tujuh hari menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa hingga pukul 11.42 WIB jumlah penumpang yang meninggalkan Jakarta melalui stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 mencapai 49.895 orang.

“Volume keberangkatan penumpang dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta hari ini mencapai 49.895 orang,” ujar Franoto.

Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di Jakarta pada hari yang sama tercatat sebanyak 30.841 orang. Namun, angka tersebut masih berpotensi berubah karena penjualan tiket masih berlangsung.

Stasiun Gambir menjadi salah satu titik keberangkatan dengan mobilitas penumpang tertinggi. KAI mencatat sebanyak 17.176 penumpang berangkat dari stasiun tersebut, sedangkan 7.711 penumpang tiba di lokasi yang sama.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api reguler serta 12 perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir.

Beberapa kereta api jarak jauh yang menjadi favorit penumpang dari stasiun tersebut antara lain Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia.

Secara keseluruhan, sejak masa angkutan Lebaran dimulai pada 11 Maret hingga 14 Maret 2026, tercatat sebanyak 166.821 penumpang telah berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Pada periode yang sama, jumlah penumpang yang tiba di Jakarta mencapai 88.325 orang.

Untuk melayani kebutuhan perjalanan masyarakat selama masa mudik, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total 1.076.196 tempat duduk. Hingga kini, sebanyak 698.021 tiket kereta api jarak jauh telah dipesan.

Dengan demikian, tingkat keterisian kereta rata-rata mencapai sekitar 65 persen, sementara 377.902 kursi masih tersedia untuk keberangkatan jarak jauh dari Jakarta.

KAI mencatat periode 11 hingga 20 Maret menjadi masa dengan penjualan tiket tertinggi selama musim mudik tahun ini. Dalam rentang sepuluh hari tersebut, total 451.219 tiket telah terjual.

Beberapa tanggal dengan penjualan tiket tertinggi antara lain 15 Maret dengan 51.044 tiket, disusul 18 Maret sebanyak 49.663 tiket, 19 Maret sebanyak 49.023 tiket, 16 Maret sebanyak 48.669 tiket, serta 17 Maret sebanyak 47.275 tiket.

Franoto menjelaskan bahwa pada rentang 15 hingga 20 Maret, ketersediaan kursi semakin terbatas.

“Pada periode ini, dari tanggal 15-20 Maret 2026, sisa tempat duduk paling rendah, rata-rata di bawah 1.000 kursi. Artinya, tanggal tersebut sudah mendekati fully booked,” kata Franoto.

KAI pun mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik dengan kereta api untuk segera memesan tiket agar tidak kehabisan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#daop 1 jakarta #KAI #lebaran 2026 #Kereta Api