RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember kembali meningkatkan standar layanan transportasi publik.
Mulai 6 Maret 2026, KA Logawa relasi Ketapang (Banyuwangi)–Purwokerto (PP) resmi beroperasi dengan rangkaian baru yang lebih modern dan berkelas.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa perubahan stamformasi ini bertujuan memberikan pilihan kelas yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan dan daya beli pelanggan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat dapat menikmati perjalanan jarak jauh dengan standar kenyamanan yang lebih tinggi namun tetap terjangkau,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Transformasi ini merupakan bagian dari kampanye “Semakin Melayani”.
Jika sebelumnya KA Logawa hanya menyediakan kelas Ekonomi Premium, kini hadir dengan formasi campuran yang terdiri dari 2 Kereta Eksekutif Stainless Steel dan 6 Kereta Ekonomi Premium Stainless Steel.
“Total kapasitas dalam satu rangkaian mencapai 580 tempat duduk, dengan rincian 100 kursi kelas Eksekutif dan 480 kursi kelas Ekonomi Premium,” terangnya.
Penggunaan material stainless steel generasi terbaru tidak hanya menghadirkan tampilan interior yang lebih elegan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan perjalanan.
Kabin menjadi lebih kedap suara sehingga suasana lebih tenang.
Sistem pendingin udara (AC) pun dioptimalkan untuk menjaga suhu tetap sejuk dari stasiun keberangkatan hingga tujuan akhir.
Kehadiran kelas Eksekutif membuka opsi perjalanan premium dari Ketapang menuju kota-kota besar seperti Surabaya, Madiun, Surakarta, Yogyakarta, hingga Purwokerto.
Jadwal keberangkatan tetap sama. Dari Ketapang pukul 06.15 WIB dan tiba di Purwokerto pukul 20.20 WIB. Sementara dari Purwokerto berangkat pukul 06.45 WIB dan tiba di Ketapang pukul 21.20 WIB.
Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, serta kanal penjualan resmi lainnya.
“Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal mengingat tingginya minat terhadap kereta stainless steel generasi terbaru ini,” pungkasnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi