RADARBANYUWANGI.ID – Salah satu destinasi wisata unggulan di ujung timur Pulau Jawa, Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), bakal ditutup sementara selama dua hari saat perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penutupan dilakukan mulai H-1 hingga hari H Idul Fitri. Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari strategi pengelolaan kunjungan wisata alam sekaligus menjaga ketertiban, keamanan, dan kelestarian kawasan konservasi.
Hormati Hari Raya dan Jaga Ekosistem
Kepala Balai TNAP, Probo Wresni Adji, mengatakan langkah penutupan ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada umat Islam yang merayakan hari besar keagamaan.
“Ini juga sebagai bentuk penghormatan kami pada perayaan hari besar keagamaan,” ujarnya.
Selain itu, penutupan sementara dimaksudkan untuk memastikan kawasan tetap kondusif di tengah momen libur nasional yang biasanya diikuti lonjakan aktivitas masyarakat.
Sebagai kawasan konservasi dengan nilai ekologis, sosial, dan wisata yang tinggi, TN Alas Purwo menjadi magnet wisata tidak hanya bagi masyarakat Banyuwangi, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan luar provinsi.
Menurut Probo, pengaturan kunjungan wisata secara berkala sangat penting demi menjaga keseimbangan antara pemanfaatan wisata alam dan perlindungan sumber daya alam di dalamnya.
“Pengaturan kunjungan wisata bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan wisata alam dan perlindungan sumber daya alam serta ekosistem di dalamnya,” jelasnya.
Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran
Selama ini, kawasan TN Alas Purwo dikenal memiliki sejumlah destinasi favorit seperti Pantai Plengkung (G-Land), Savana Sadengan, hingga Pantai Pancur.
Pada musim libur panjang, termasuk Lebaran, kunjungan wisatawan biasanya meningkat signifikan.
Dengan penutupan sementara pada H-1 dan hari H Lebaran, pengelola berharap tekanan terhadap kawasan bisa diminimalisir, terutama pada saat aktivitas keagamaan masyarakat sedang berlangsung.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari manajemen risiko untuk menjaga keamanan pengunjung dan kelestarian habitat satwa liar yang hidup di kawasan tersebut.
Penutupan Berkala Akan Diterapkan
Probo menambahkan, ke depan penutupan kunjungan wisata tidak hanya dilakukan saat Idul Fitri. Balai TNAP berencana menerapkan penutupan berkala pada momen-momen tertentu.
Penutupan tersebut bertujuan untuk pemulihan ekosistem, kegiatan bersih-bersih kawasan, serta pemeliharaan sarana dan prasarana pendukung wisata.
“Kemungkinan akan dilakukan rutin dua kali sebulan untuk kegiatan bersih-bersih maupun secara insidental, tergantung kebutuhan pengelolaan,” terangnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar kualitas lingkungan dan kenyamanan fasilitas tetap terjaga dalam jangka panjang.
Imbauan kepada Wisatawan
Kepala Seksi Pengelolaan Alas Purwo, Noviari Utami, turut mengimbau masyarakat agar menyesuaikan rencana perjalanan mereka.
“Ia menyebut bahwa pada perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang, kegiatan wisata di TNAP akan ditutup selama dua hari. Masyarakat yang hendak berkunjung pada momen tersebut dimohon untuk menyesuaikan rencana perjalanan kembali,” ujarnya.
Pengelola berharap wisatawan dapat memahami kebijakan tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian kawasan konservasi sekaligus menghormati momentum hari besar keagamaan.
Dengan kebijakan ini, diharapkan Taman Nasional Alas Purwo tetap menjadi destinasi wisata alam yang lestari, aman, dan nyaman untuk dikunjungi pada waktu-waktu berikutnya. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin