Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

2 Juta Penumpang per Hari, KAI Percepat Regenerasi KRL Jabodetabek

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 15 Februari 2026 | 17:15 WIB
Presiden Prabowo dukung KAI tambah 30 KRL baru senilai Rp5 triliun.
Presiden Prabowo dukung KAI tambah 30 KRL baru senilai Rp5 triliun.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) memperkuat sarana dan prasarana layanan KRL Commuter Line Jabodetabek guna menopang mobilitas urban di kawasan aglomerasi Jakarta.

Langkah ini menjadi strategi utama menghadapi pertumbuhan jumlah komuter lintas kota yang terus meningkat setiap tahun.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa KRL tidak sekadar moda transportasi massal, melainkan infrastruktur produktivitas kota dan penggerak utama aktivitas ekonomi.

Setiap hari, lebih dari satu juta masyarakat Jabodetabek mengandalkan KRL untuk menunjang aktivitasnya.

KAI memproyeksikan volume penumpang KRL Jabodetabek mencapai 437 juta pada 2030, naik dari sekitar 339 juta pada 2025.

Dengan pertumbuhan rata-rata 4 persen per tahun, jumlah penumpang harian diperkirakan menembus 2 juta orang pada akhir dekade ini.

Untuk menjawab tantangan tersebut, KAI telah mengoperasikan 11 trainset baru produksi CRRC dan 4 trainset produksi PT INKA (Persero).

Selain itu, kontrak pengadaan 16 trainset atau 192 unit KRL senilai Rp3,85 triliun juga telah diteken, dengan target 11 rangkaian mulai beroperasi pada 2026.

Saat ini, KAI mengoperasikan 1.088 unit KRL, sebagian besar telah berusia di atas 30 tahun.

Regenerasi sarana menjadi langkah krusial untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan layanan.

Dukungan pemerintah turut memperkuat transformasi ini.

Dalam peresmian Stasiun Tanah Abang Baru, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan alokasi pendanaan hingga Rp5 triliun untuk pengembangan KRL.

Modernisasi juga mencakup peningkatan kapasitas kelistrikan lintas Manggarai–Bogor dan Manggarai–Bekasi, serta pembaruan sistem operasi dan integrasi antarmoda.

Elektrifikasi lintas KRL telah mencapai 474,942 km, menjadi fondasi penting bagi transportasi publik yang andal dan berkelanjutan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#jabodetabek #KAI #krl #Kereta Api