Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

InJourney Petakan Potensi Wisata Banyuwangi 3 Hari Penuh, Siap Jadi Destinasi Kelas Dunia

Ali Sodiqin • Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:00 WIB
InJourney petakan wisata Banyuwangi selama 3 hari. Fokus alam, budaya, konektivitas, dan UMKM untuk dorong jadi destinasi dunia.
InJourney petakan wisata Banyuwangi selama 3 hari. Fokus alam, budaya, konektivitas, dan UMKM untuk dorong jadi destinasi dunia.

RADARBANYUWANGI.ID – Langkah besar menuju panggung pariwisata internasional mulai dipacu serius.

InJourney Holding resmi melakukan pemetaan menyeluruh potensi wisata di Banyuwangi selama tiga hari, 11–13 Februari 2026.

Tim ahli dari holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata tersebut turun langsung ke lapangan untuk menilai kesiapan destinasi, infrastruktur, serta integrasi ekosistem wisata dari hulu hingga hilir.

Program ini menjadi langkah konkret menuju pengembangan pariwisata berstandar global.

Agenda tersebut juga merupakan tindak lanjut kerja sama strategis pemerintah daerah dengan InJourney untuk mempercepat transformasi Banyuwangi sebagai destinasi unggulan Indonesia.

Hari Pertama: Menyisir Wisata Alam Selatan

Eksplorasi dimulai sesaat setelah tim mendarat di Bandara Banyuwangi. Fokus pertama diarahkan ke kawasan selatan yang selama ini menjadi magnet wisatawan.

Tim meninjau:

Penilaian difokuskan pada kesiapan akses, fasilitas wisata, pengelolaan lingkungan, hingga kekuatan daya tarik visual yang selama ini menjadi unggulan Banyuwangi di pasar domestik dan internasional.

Tim juga mencermati pola kunjungan wisatawan serta peluang peningkatan nilai ekonomi lokal dari setiap destinasi.

Hari Kedua: Menggali Budaya Osing dan Sinergi Pemerintah

Memasuki hari kedua, pendekatan beralih dari alam ke budaya. Tim mendalami kekayaan tradisi masyarakat Osing sebagai identitas khas Banyuwangi.

Kunjungan dilakukan ke:

Selain observasi lapangan, InJourney menggelar Focus Group Discussion bersama perangkat daerah. Forum ini membahas pengembangan wisata berkelanjutan, standardisasi pelayanan, hingga integrasi paket wisata.

SPV Marketing and Activation InJourney, Retna Murti, menilai Banyuwangi memiliki paket destinasi lengkap.

“InJourney siap melanjutkan dan mengembangkan program di Banyuwangi mengingat banyak sekali hal menarik yang dapat digali di sini, baik dari destinasi alam maupun budaya,” ujarnya (12/2).

Kajian Teknis Jadi Dasar Program Akselerasi

Assistant Vice President Marketing Activation InJourney, Rico Eisenhower, menegaskan pemetaan ini baru tahap awal.

“Setelah ini, kami akan lakukan kajian dan beberapa kunjungan lain. Semoga menghasilkan program yang berdampak bagi pariwisata Banyuwangi,” katanya.

Hasil kajian akan digunakan untuk merancang akselerasi promosi, pengemasan produk wisata, hingga peningkatan pengalaman wisatawan.

Kolaborasi Besar: Destinasi, SDM, dan UMKM

Program ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Direktur Utama InJourney Maya Watono pada 13 Januari 2026.

Kolaborasi tidak hanya berfokus pada promosi wisata, tetapi juga mencakup:

Dengan dukungan holding pariwisata nasional, Banyuwangi diproyeksikan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan sekaligus peningkatan lama tinggal dan belanja wisatawan.

Transformasi ini diharapkan mengangkat Banyuwangi dari destinasi nasional menjadi destinasi kelas dunia berbasis alam dan budaya lokal. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#InJourney #wisata banyuwangi