RADARBANYUWANGI.ID – Perayaan Tahun Baru Imlek pada 16–17 Februari 2026 menghadirkan bonus libur panjang yang sayang dilewatkan.
Momen tersebut menjadi waktu ideal bagi wisatawan untuk berlibur ke Banyuwangi, kawasan di ujung timur Pulau Jawa yang terkenal dengan perpaduan wisata alam, budaya, dan bahari.
Bahkan sejak akhir pekan sebelumnya, pelancong sudah bisa “mencuri start” perjalanan.
Dengan perencanaan matang, empat hari libur cukup untuk menikmati berbagai destinasi unggulan Banyuwangi — mulai pantai eksotis hingga kawasan pegunungan kelas dunia.
Berikut panduan itinerary lengkapnya.
Hari Pertama: Menyapa Senja di Pantai Selatan
Perjalanan dapat dimulai dengan menjelajahi pesisir selatan Banyuwangi yang terkenal dengan pasir putih dan ombaknya.
Destinasi utama adalah Pantai Pulau Merah. Pantai ini populer sebagai lokasi bersantai terbaik, terutama menjelang matahari terbenam.
Wisatawan bisa menikmati panorama sambil duduk di kursi payung atau berjalan di garis pantai.
Tak jauh dari sana, sekitar sepuluh menit perjalanan, terdapat Pantai Mustika.
Di lokasi ini wisatawan bisa menikmati hidangan laut segar dari warung lokal sambil menikmati suasana pantai yang lebih tenang.
Hari Kedua: Petualangan Gunung dan Budaya
Pagi hari kedua diisi dengan petualangan menuju Kawah Ijen. Destinasi kelas dunia ini terkenal dengan danau asam berwarna hijau zamrud dan fenomena blue fire.
Wisatawan yang ingin melihat matahari terbit disarankan mulai mendaki dini hari dengan kondisi fisik prima.
Pemandangan dari puncak menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama berada di Banyuwangi.
Setelah turun gunung, perjalanan dilanjutkan ke Taman Gandrung Terakota.
Area persawahan yang dipenuhi ribuan patung penari Gandrung ini menjadi spot fotografi favorit karena tampilannya unik dan artistik.
Hari Ketiga: Surga Bawah Laut Banyuwangi
Hari ketiga difokuskan untuk wisata bahari di kawasan utara Banyuwangi, yakni Grand Watudodol.
Pantai ini termasuk kawasan konservasi yang menawarkan aktivitas snorkeling sambil belajar mengenai terumbu karang.
Air laut yang jernih memungkinkan wisatawan melihat kehidupan bawah laut bahkan tanpa alat bantu.
Dari lokasi tersebut, wisatawan bisa menyeberang ke Pulau Tabuhan. Pulau kecil tak berpenghuni ini terkenal dengan gradasi warna lautnya yang memesona.
Aktivitas favorit di sini antara lain kano, snorkeling, hingga sekadar menikmati suasana tenang jauh dari keramaian.
Hari Keempat: Wisata Sejarah di Kota
Hari terakhir dihabiskan dengan menikmati sisi sejarah kota. Awali kunjungan ke Museum Blambangan untuk melihat peninggalan masa lalu kerajaan di wilayah timur Jawa.
Perjalanan dilanjutkan ke Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Di area ini terdapat Sumur Sritanjung yang dipercaya sebagai asal-usul nama Banyuwangi.
Wisatawan juga bisa berburu oleh-oleh khas sebelum kembali pulang.
Akses Mudah, Liburan Fleksibel
Akses menuju Banyuwangi kini semakin mudah. Wisatawan dapat memilih transportasi udara, kereta api, maupun bus antarkota.
Dengan itinerary fleksibel, perjalanan bisa disesuaikan dengan waktu dan preferensi masing-masing.
Libur panjang Imlek 2026 menjadi momentum tepat untuk menjajal paket lengkap wisata: gunung, laut, budaya, dan sejarah — semua tersedia dalam satu kabupaten.
Siapkan fisik, pesan tiket, dan nikmati petualangan seru di Banyuwangi. (*)
Editor : Ali Sodiqin