Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pahlawan Street Center Madiun Jadi Ruang Publik Favorit, Ikon Kota Sehat dan Ramah Keluarga

Ali Sodiqin • Selasa, 27 Januari 2026 | 15:00 WIB

IKON DUNIA: Replika Menara Eifel yang berdiri di atas sungai di kawasan PSC menjadi salah satu spot favorit para pengunjung.
IKON DUNIA: Replika Menara Eifel yang berdiri di atas sungai di kawasan PSC menjadi salah satu spot favorit para pengunjung.

RADARBANYUWANGI.ID - Keberadaan Pahlawan Street Center (PSC) kian mengukuhkan perannya sebagai ruang publik favorit warga Kota Madiun.

Hampir setiap hari, kawasan yang berada di jantung kota tersebut tak pernah sepi dari aktivitas masyarakat.

Sejak pagi hingga malam, PSC hidup oleh langkah kaki warga yang berolahraga, senam bersama, hingga tawa keluarga yang menikmati waktu kebersamaan.

Tak hanya ramai saat akhir pekan, PSC kini menjelma menjadi pusat aktivitas warga sepanjang hari.

Warga dari berbagai usia memanfaatkan kawasan ini untuk beragam kegiatan, mulai dari jogging, senam pagi, bersantai, hingga wisata kuliner.

Suasana yang nyaman, tertata rapi, dan ramah keluarga menjadikan PSC sebagai ruang terbuka yang benar-benar hidup.

Sejumlah sudut PSC selalu dipadati warga sejak pagi. Jalur pedestrian yang luas dan bersih dimanfaatkan untuk olahraga ringan, sementara area terbuka menjadi tempat favorit untuk berkumpul bersama keluarga.

Pada sore hari, suasana semakin semarak dengan kehadiran pedagang kuliner dan warga yang datang untuk melepas penat setelah beraktivitas.

Salah satu warga yang rutin memanfaatkan PSC adalah Dyah Sri Handajani, warga Banjarejo, Kota Madiun.

Ia mengaku senang dengan hadirnya ruang publik tersebut yang dinilainya membawa perubahan besar bagi wajah Kota Madiun.

“Ya saya senang, karena Madiun sekarang tambah bagus. Sudah tidak seperti yang kemarin-kemarin,” ungkap Dyah saat ditemui usai mengikuti senam pagi di PSC, Sabtu (24/1).

Menurut Dyah, keberadaan PSC memberi warna baru bagi aktivitas warga, khususnya dalam menjaga kebugaran sekaligus menjadi sarana rekreasi sederhana yang mudah dijangkau.

“Selain senam, kadang kalau ada kesempatan, apalagi kalau tidak hujan, saya jalan-jalan ke sini sama anak cucu. Anak-anak juga suka lari-lari di sini,” tuturnya.

Dyah menilai PSC bukan sekadar tempat berolahraga, tetapi juga ruang hiburan dan kebersamaan keluarga.

Lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman membuat anak-anak hingga orang tua betah berlama-lama menikmati suasana.

Padahal, kawasan tersebut dulunya dikenal sebagai area sungai yang kumuh dan kurang terawat.

“Sekarang jauh berbeda. Dulu kan sungai, kesannya kumuh. Sekarang jadi tempat yang bagus dan bikin orang betah,” ujarnya.

Lebih jauh, Dyah berharap keberadaan PSC dapat terus mendorong kemajuan Kota Madiun sekaligus menjadi daya tarik bagi pengunjung dari luar daerah.

“Mudah-mudahan Kota Madiun tambah maju. Dengan seperti ini kan nanti banyak orang dari luar kota yang datang ke Madiun. Menurut saya, Madiun sudah berubah 100 persen dengan kondisi seperti sekarang,” tambahnya.

Perubahan wajah kawasan Pahlawan Street Center memang menjadi bukti nyata transformasi tata kota.

Dari area yang sebelumnya kurang tertata, kini PSC menjadi ikon kota yang merepresentasikan ruang publik modern, inklusif, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.

Tak hanya dimanfaatkan warga lokal, PSC juga mulai menjadi tujuan kunjungan masyarakat dari berbagai daerah.

Keberadaannya dinilai mampu mengangkat citra Kota Madiun sebagai kota yang sehat, ramah keluarga, dan memiliki daya tarik wisata perkotaan.

Kini, PSC tak sekadar menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga simbol perubahan dan kebangkitan Kota Madiun menuju kota yang lebih tertata, nyaman, dan membanggakan bagi warganya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pahlawan street center #ruang publik #ramah keluarga #madiun #Kota Sehat