RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiapkan total 5.616 tempat duduk kereta api setiap hari selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang memilih moda transportasi kereta api sebagai sarana mudik yang aman dan nyaman.
Kapasitas tersebut mencakup layanan kereta api jarak jauh favorit, yaitu KA Sribilah Utama dengan rute Medan–Rantau Prapat serta KA Putri Deli rute Medan–Tanjungbalai.
Kedua layanan ini secara konsisten menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Utara saat musim mudik.
Kapan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai Dijual?
Pelaksana Tugas Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa penjualan tiket kereta api masa Angkutan Lebaran 2026 resmi dibuka mulai 25 Januari 2026.
Penjualan dilakukan dengan skema pemesanan H-45 sebelum jadwal keberangkatan.
Dengan skema tersebut, masyarakat sudah dapat memesan tiket untuk perjalanan mulai 11 Maret 2026.
Penjualan tiket dibuka secara bertahap setiap hari sesuai dengan tanggal keberangkatan yang dipilih.
“Kebijakan ini bertujuan agar lonjakan penumpang dapat dikelola lebih tertib dan terencana. Pemesanan lebih awal memberi kepastian kursi sekaligus kenyamanan dalam mengatur perjalanan,” ujar Anwar di Medan, Minggu (25/1/2026).
Aturan Pemesanan Berbeda untuk Kereta Api Lokal
Selain kereta api jarak jauh, KAI Divre I Sumatera Utara juga mengatur ketentuan khusus bagi layanan kereta api lokal.
Tiket KA Siantar Ekspres rute Medan–Siantar serta KA Datuk Blambangan rute Tebingtinggi–Lalang hanya dapat dipesan mulai H-7 sebelum keberangkatan.
Anwar mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perbedaan masa pemesanan tersebut agar rencana mudik tidak terganggu.
Ketelitian dalam memilih rute dan jadwal menjadi kunci agar perjalanan berlangsung lancar.
Kanal Resmi Jadi Jaminan Keamanan Transaksi
Untuk menghindari risiko penipuan, KAI mengingatkan calon penumpang agar hanya membeli tiket kereta api melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI dan situs booking.kai.id.
Pembelian melalui kanal resmi menjamin validitas tiket serta mencegah adanya biaya tambahan dari pihak tidak bertanggung jawab.
KAI juga menyarankan masyarakat untuk rutin memantau ketersediaan kursi, terutama pada tanggal keberangkatan favorit yang biasanya cepat terjual.
Sistem Tiket Diperkuat Jelang Lebaran 2026
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi lonjakan transaksi, KAI telah melakukan peningkatan kapasitas dan optimalisasi Rail Ticketing System (RTS) pada 21 Januari 2026 dini hari.
Pembaruan ini menggunakan teknologi yang lebih modern sehingga sistem mampu menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time.
Langkah strategis tersebut bertujuan memastikan seluruh kanal pemesanan tiket, baik kereta api jarak jauh maupun lokal, tetap stabil dan responsif selama periode penjualan tiket Lebaran.
“Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman mudik yang aman, lancar, dan berkesan. Dengan sistem yang lebih tangguh, risiko kendala teknis saat pemesanan tiket dapat diminimalkan,” pungkas Anwar.
Editor : Lugas Rumpakaadi