RADARBANYUWANGI.ID – Tren arus penumpang kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk dn sebaliknya selama libur Isra Mikraj yang dirangkai libur akhir pekan pada Jumat (16/1) hingga Minggu (18/1) masih terjaga.
Sama seperti masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali tercatat lebih banyak daripada yang menyeberang dari Jawa.
Berdasar data ASDP, selama Jumat hingga Minggu, penumpang kapal rute Ketapang-Gilimanuk sebanyak 59.501 penumpang.
Pada periode yang sama jumlah kendaraan yang menyeberang sebanyak 17.571 unit kendaraan.
Jumlah kendaran tersebut didominasi truk logistik sebanyak 5.905 unit dan kendaraan roda dua 5.767 unit.
Sementara itu, pada rute Gilimanuk–Ketapang tercatat 61.615 penumpang dan 17.029 unit kendaraan yang dominasi truk logistik 5.549 unit serta sepeda motor 5.508 unit.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, secara umum arus penumpang kapal maupun kendaraan selama libur panjang Isra Miraj terpantau lancar.
Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sesuai peringatan BMKG pada 17–22 Januari, pelayanan di lintasan Ketapang-Gilimanuk tetap bisa melayani para penumpang kapal dengan optimal.
"Kelancaran penyeberangan bukan hanya soal tingginya volume penumpang, melainkan hasil dari kesiapan armada, kesiagaan petugas, serta optimalisasi fasilitas pelabuhan,” ujarnya.
Kondisi tersebut, menurut Heru, menjadi acuan bagi ASDP untuk bisa terus menjadi jalur penyeberangan andal selama momentum libur panjang sekaligus menopang kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat Jawa–Bali.
“Di setiap libur panjang fokus kami memastikan operasional berjalan aman dan nyaman. Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar arus penyeberangan tetap terkendali,” tegasnya.
Sementara itu, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan setiap saat pemantauan cuaca dilakukan secara intensif dan operasional disesuaikan dengan kondisi lapangan.
“Keselamatan menjadi prioritas utama. Untuk kenyamanan pengguna jasa, ASDP juga memberikan fleksibilitas tiket melalui Ferizy, termasuk opsi refund dan reschedule,” jelasnya.
Untuk diketahui, pada musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ASDP mencatat terjadi penurunan pergerakan penumpang kapal di dua sisi pelabuhan di lintas Selat Bali. Baik dari Ketapang maupun Gilimanuk, Bali.
Secara kumulatif ASDP mencatat sejak H-10 hingga H+7 Nataru total penumpang dari Bali ke Jawa tercatat 427.910 orang atau turun 4,7 persen dengan total kendaraan 121.364 unit atau naik 1,8 persen.
Sementara itu, total penumpang dari Jawa ke Bali mencapai 413.839 orang atau turun 4,5 persen, dengan kendaraan 110.193 unit atau naik 0,9 persen. (fre/sgt)
Editor : Ali Sodiqin