RADARBANYUWANGI.ID - Bondowoso dikenal luas lewat pesona Kawah Ijen dan fenomena blue fire yang mendunia.
Namun, di balik popularitas tersebut, kabupaten di ujung timur Jawa Timur ini masih menyimpan banyak destinasi alam yang belum banyak tersentuh wisatawan.
Salah satunya adalah Bukit Jabal Kirmit, sebuah kawasan perbukitan yang kini mulai dikenal sebagai spot terbaik menikmati pemandangan alam terbuka dengan latar pegunungan dan hamparan hijau yang memanjakan mata.
Bukit Jabal Kirmit berada di Desa Jampit, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso.
Lokasinya berada di kawasan dataran tinggi Ijen, tak jauh dari Kawah Ijen, dengan jarak sekitar 10 kilometer.
Letaknya yang strategis membuat destinasi ini kerap menjadi pilihan wisatawan untuk melanjutkan perjalanan setelah menikmati pesona Kawah Ijen atau Kawah Wurung.
Dari puncak Bukit Jabal Kirmit, pengunjung disuguhi lanskap alam yang luas dan menenangkan.
Hamparan perbukitan hijau, kebun warga, serta kabut tipis yang kerap menyelimuti kawasan Ijen pada pagi hari menciptakan panorama yang eksotis.
Udara sejuk khas pegunungan menjadi daya tarik tersendiri, membuat wisatawan betah berlama-lama menikmati suasana.
Tak heran jika Bukit Jabal Kirmit kini menjadi favorit bagi pecinta fotografi alam, pemburu matahari terbit, hingga wisatawan yang sekadar ingin bersantai bersama keluarga atau teman.
Cahaya matahari pagi yang perlahan menyinari perbukitan menciptakan siluet indah, menjadikan setiap sudut bukit ini tampak Instagramable.
Bukit Jabal Kirmit bahkan kerap dijuluki sebagai “Selandia Baru van Java”. Julukan tersebut muncul karena bentang alamnya yang menyerupai perbukitan hijau di Selandia Baru.
Hamparan rumput luas seolah menjadi permadani alam, ditambah suasana sunyi dan sejuk yang menghadirkan ketenangan.
Menariknya, di sekitar kawasan bukit juga terdapat peternakan kuda dan kijang yang sesekali dapat dilihat pengunjung.
Pemandangan ini semakin memperkuat kesan alam terbuka ala pedesaan luar negeri, sekaligus menambah daya tarik wisata.
Akses menuju Bukit Jabal Kirmit dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1–2 jam dari pusat Kota Bondowoso.
Jalur yang dilalui cukup menantang dengan medan berkelok dan berbatu, sehingga wisatawan disarankan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.
Meski demikian, pemandangan alam sepanjang perjalanan kerap menjadi “obat” lelah bagi para pelancong.
Untuk masuk ke kawasan wisata Bukit Jabal Kirmit, pengunjung dikenakan tiket masuk sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang.
Biaya parkir pun relatif terjangkau, yakni sekitar Rp2.000–Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000–Rp10.000 untuk mobil.
Area parkir tersedia secara sederhana di sekitar pintu masuk kawasan.
Jam operasional Bukit Jabal Kirmit umumnya dibuka mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari saat cuaca cerah, sehingga wisatawan bisa menikmati panorama secara maksimal sekaligus menghindari kabut tebal yang kerap turun di siang atau sore hari.
Selain menikmati panorama dan berburu foto, Bukit Jabal Kirmit juga cocok bagi wisatawan yang ingin melakukan trekking ringan.
Jalur yang tidak terlalu berat membuatnya ramah bagi pemula maupun keluarga yang ingin merasakan sensasi wisata alam tanpa pendakian ekstrem.
Di balik keindahannya, Bukit Jabal Kirmit juga menyimpan kisah yang berkembang di tengah masyarakat sekitar.
Konon, terdapat sebuah rumah mewah di balik bukit yang telah kosong selama puluhan tahun.
Rumah tersebut diyakini milik sesepuh yang pertama kali membuka kawasan Jabal Kirmit.
Meski hanya cerita turun-temurun, kisah ini kerap menambah rasa penasaran bagi para pengunjung.
Hingga kini, Bukit Jabal Kirmit belum dikelola secara resmi sebagai destinasi wisata mandiri.
Pengunjung biasanya mengakses kawasan ini dengan membeli tiket masuk Kawah Wurung yang masih berada dalam satu area.
Fasilitas di lokasi pun masih terbatas, sehingga wisatawan disarankan membawa perlengkapan pribadi seperti air minum dan makanan ringan.
Pengelola dan masyarakat setempat juga mengimbau wisatawan untuk menjaga kebersihan dengan membawa kembali sampah masing-masing.
Keasrian Bukit Jabal Kirmit menjadi aset berharga yang perlu dijaga agar tetap lestari dan bisa dinikmati generasi mendatang.
Dengan pesona alam yang masih alami, udara sejuk, serta panorama perbukitan hijau yang memikat, Bukit Jabal Kirmit menjadi destinasi wisata yang layak masuk daftar kunjungan saat berada di Bondowoso.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain kawasan Ijen Geopark, Bukit Jabal Kirmit menawarkan pengalaman wisata alam yang sederhana, tenang, namun berkesan. (*)
Editor : Ali Sodiqin