RADARBANYUWANGI.ID - Kabupaten Jember, Jawa Timur, tak hanya dikenal lewat pesona Pantai Papuma.
Di balik perbukitan dan rimbunnya kawasan pegunungan, Jember menyimpan wisata alam lain yang tak kalah memikat, yakni Air Terjun Tancak.
Air terjun ini menawarkan panorama alam yang masih alami dengan aliran air jatuh dari ketinggian tebing yang menjulang.
Keindahannya menjadikan Air Terjun Tancak sebagai salah satu destinasi favorit bagi pencinta wisata alam dan petualangan.
Air Terjun Tertinggi di Jember
Air Terjun Tancak dikenal sebagai air terjun tertinggi di Kabupaten Jember.
Ketinggiannya mencapai sekitar 82 meter, dengan aliran air yang jatuh deras di antara tebing batu dan pepohonan hijau.
Di bawahnya, terbentuk kolam alami dengan air jernih yang menambah daya tarik kawasan ini.
Suara gemuruh air berpadu dengan udara sejuk pegunungan, menciptakan suasana tenang yang cocok untuk melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
Berada di Lereng Gunung Argopuro
Secara geografis, Air Terjun Tancak berada di kawasan lereng Gunung Argopuro, tepatnya di Desa Suci, Kecamatan Panti.
Ada pula jalur akses dari Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, dengan jarak sekitar 46 kilometer dari pusat Kota Jember.
Lokasinya yang berada di kawasan pegunungan membuat suasana di sekitar air terjun terasa sejuk dan jauh dari kebisingan.
Rimbunnya pepohonan serta bentang alam perbukitan menjadi latar alami yang memanjakan mata.
Perjalanan Menantang, Panorama Memikat
Untuk mencapai Air Terjun Tancak, pengunjung perlu menempuh perjalanan sekitar satu jam dari pusat Kota Jember. Akses jalan menuju lokasi masih berupa jalan bebatuan di sekitar desa.
Setelah tiba di area parkir, wisatawan harus melanjutkan perjalanan dengan trekking selama kurang lebih dua jam.
Jalur yang dilalui berupa jalan setapak, menanjak, dan berbatu, namun di sepanjang perjalanan pengunjung disuguhi pemandangan kebun kopi serta pepohonan rindang khas kawasan Argopuro.
Tantangan tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para petualang yang ingin merasakan sensasi menyatu dengan alam.
Surga Fotografi Alam
Tak hanya air terjunnya, sepanjang perjalanan menuju lokasi juga menyajikan panorama yang tak kalah apik.
Kebun kopi, aliran sungai, hingga tebing curam menjadi spot favorit bagi wisatawan untuk berfoto.
Di area air terjun, bebatuan besar, kolam jernih, serta aliran air dari ketinggian menjadi latar yang pas bagi penggemar fotografi alam.
Lanskapnya yang eksotis membuat Air Terjun Tancak kerap dijadikan lokasi berburu foto.
Masih Alami dan Minim Keramaian
Keindahan Air Terjun Tancak terasa semakin istimewa karena kawasan ini relatif belum terlalu ramai pengunjung.
Minimnya bangunan buatan membuat suasana di sekitar air terjun tetap terjaga alami.
Kondisi ini menjadikan Air Terjun Tancak sebagai destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan keaslian alam.
Tiket Murah dan Buka 24 Jam
Untuk menikmati keindahan Air Terjun Tancak, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk Rp3.000 per orang.
Objek wisata ini juga dibuka selama 24 jam setiap hari, sehingga bisa dikunjungi kapan saja.
Meski demikian, wisatawan disarankan datang saat cuaca cerah agar perjalanan lebih aman dan nyaman. Jalur trekking yang licin saat musim hujan memerlukan kewaspadaan ekstra.
Tetap Utamakan Keselamatan
Pengelola dan warga sekitar mengimbau pengunjung untuk tetap berhati-hati selama berada di kawasan air terjun.
Trek yang menanjak dan berbatu, serta area basah di sekitar air terjun, berpotensi licin.
Dengan persiapan yang matang, Air Terjun Tancak menjadi destinasi wisata alam yang menawarkan pengalaman lengkap: petualangan, keindahan, dan ketenangan di lereng Argopuro. (*)
Editor : Ali Sodiqin