Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Commuter Line Supas Segera Tembus Probolinggo, Ini Dampaknya bagi Warga Jawa Timur

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 16 Januari 2026 | 15:30 WIB
Commuter Line Supas akan diperpanjang ke Probolinggo.
Commuter Line Supas akan diperpanjang ke Probolinggo.

RADARBANYUWANGI.ID - Perkembangan sektor perkeretaapian nasional terus menunjukkan tren positif, baik dari sisi sarana maupun prasarana.

Peningkatan ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah dalam memperkuat peran KAI Grup sebagai transportasi publik berbasis rel untuk mendukung mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan aglomerasi.

KAI Commuter, sebagai salah satu entitas di bawah KAI Grup, sejak tahun 2022 telah mengoperasikan layanan Commuter Line di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan transportasi publik, KAI Commuter berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan, terutama di kawasan Surabaya dan wilayah penyangganya.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa rencana perpanjangan lintas layanan Commuter Line Supas menjadi salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan.

Menurutnya, pengembangan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Jawa Timur.

“Dengan adanya penambahan lintas layanan ini, kami berharap perekonomian masyarakat di wilayah Jawa Timur dapat semakin terdorong,” ujar Karina, Jumat (16/1/2026).

Saat ini, Commuter Line Supas melayani relasi Surabaya–Pasuruan dengan rata-rata volume pengguna mencapai 4.417 orang per hari atau sekitar 130 hingga 140 ribu pengguna per bulan.

Perpanjangan layanan hingga Kota Probolinggo diyakini akan meningkatkan okupansi sekaligus memperluas jangkauan transportasi publik berbasis rel.

KAI Commuter tengah melakukan pembahasan intensif dengan berbagai pemangku kepentingan terkait rencana pemanjangan lintas pelayanan tersebut.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas layanan Kereta Api Lokal bersubsidi PSO (Public Service Obligation) yang saat ini berakhir di Stasiun Pasuruan.

Dalam rencana pengembangan tersebut, lintas Commuter Line Supas akan diperpanjang dari Surabaya–Pasuruan menjadi Surabaya–Pasuruan–Probolinggo.

Jarak tempuh layanan akan meningkat dari semula 63 kilometer menjadi sekitar 101 kilometer.

Perpanjangan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat Jawa Timur.

Berdasarkan hasil survei KAI Commuter, rencana perpanjangan ini mendapatkan sambutan sangat positif dari masyarakat.

Tingkat minat warga Probolinggo untuk menggunakan layanan Commuter Line bahkan mencapai 100 persen.

Potensi penambahan pengguna di Stasiun Probolinggo diperkirakan mencapai 304 orang per hari.

Stasiun Probolinggo dinilai memiliki potensi besar karena lokasinya yang strategis di pusat kota, dekat kawasan industri, perkantoran, institusi pendidikan, serta berbagai destinasi wisata.

Dari sisi prasarana, stasiun ini telah memiliki empat jalur pelayanan dan dua jalur stabling.

Sejumlah peningkatan fasilitas juga direncanakan, antara lain penambahan kanopi peron, perluasan ruang tunggu, serta penambahan petugas operasional guna memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang.

“Kami berharap perpanjangan layanan ini dapat segera terwujud sebagai solusi transportasi publik yang efisien dan terintegrasi bagi masyarakat Jawa Timur,” tutur Karina.

Dukungan Subsidi PSO dari Pemerintah

Dukungan terhadap rencana ini juga datang dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar, menegaskan bahwa DJKA terus mengawal proses persiapan operasional layanan Commuter Line Supas menuju Probolinggo.

DJKA bersama KAI Commuter melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh kelengkapan pelayanan penumpang di stasiun-stasiun terkait telah memenuhi peraturan yang berlaku.

Apabila seluruh persyaratan terpenuhi, operator akan didorong untuk segera mengajukan izin operasi.

Untuk menjaga keterjangkauan tarif bagi masyarakat, pemerintah akan memberikan subsidi PSO pada layanan ini.

Selain itu, DJKA juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Probolinggo guna mewujudkan integrasi transportasi lokal sebagai moda lanjutan menuju pusat kota dan kawasan wisata.

“Kami berharap seluruh proses persiapan dapat berjalan lancar agar layanan ini segera dapat dinikmati masyarakat yang bepergian dari Surabaya ke Probolinggo maupun sebaliknya,” pungkas Arif.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#supas #commuter line #jawa timur #probolinggo