RADARBANYUWANGI.ID - Pecinta buah, khususnya apel, wajib mengetahui destinasi wisata yang satu ini.
Sebuah kawasan agrowisata di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menjadi rekomendasi kuat bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan sekaligus pengalaman berbeda di alam terbuka.
Tak sekadar menyuguhkan panorama indah khas pegunungan, tempat ini menawarkan pengalaman unik: memetik apel langsung dari pohonnya dan menikmatinya sepuasnya.
Destinasi tersebut adalah Agrowisata Petik Apel yang berada di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.
Lokasi perkebunan apel ini berada sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Pasuruan.
Sementara dari Surabaya berjarak sekitar 75 kilometer dan dari Kota Malang sekitar 50 kilometer.
Secara topografi, kawasan ini terletak di dataran tinggi di bawah Gunung Bromo, sehingga memiliki suhu udara yang dingin dan menyegarkan.
Kondisi alam tersebut menjadikan Desa Andonosari sangat cocok untuk budidaya apel.
Bahkan, kualitas apel yang dihasilkan dari kawasan ini dikenal sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.
Tak heran jika wilayah ini berkembang menjadi sentra perkebunan apel sekaligus destinasi agrowisata unggulan.
Beragam jenis apel dapat dijumpai di kebun ini. Mulai dari apel Manalagi yang manis dan renyah, Romebeauty dengan rasa segar sedikit asam, hingga jenis Anna dan Wanley.
Semua varietas tersebut dibudidayakan secara optimal dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Pengunjung yang datang cukup membayar tiket masuk satu kali untuk bisa menikmati luasnya area perkebunan apel.
Setelah itu, wisatawan bebas berkeliling kebun, memetik apel langsung dari pohon, dan menyantapnya di tempat.
Sensasi memakan buah segar langsung dari pohonnya inilah yang menjadi pengalaman tak terlupakan, terutama bagi pecinta buah dan wisata keluarga.
Selama ini, Kecamatan Tutur memang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata andalan Jawa Timur yang mengedepankan konsep agrowisata.
Selain apel, kawasan ini juga terkenal dengan wisata bunga krisan serta aneka hortikultura khas dataran tinggi Kabupaten Pasuruan.
Tak hanya indra penglihatan yang dimanjakan oleh hamparan kebun hijau dan panorama pegunungan, indra pengecap pengunjung juga akan dimanjakan dengan buah-buahan ranum berkualitas tinggi khas lereng Bromo.
Kombinasi udara sejuk, pemandangan alam, dan hasil bumi unggulan menjadi daya tarik utama kawasan ini.
Agrowisata Petik Apel Andonosari sendiri disebut-sebut sebagai kebun apel terbesar di Indonesia, dengan luas mencapai sekitar 1.100 hektare.
Hamparan kebun apel yang membentang luas di perbukitan membuat wisatawan betah berlama-lama menikmati suasana alam.
Selain aktivitas petik apel, pengunjung juga disuguhi berbagai fasilitas pendukung.
Di sekitar perkebunan tersedia homestay, pusat oleh-oleh, hingga aneka produk olahan hasil pertanian.
Di antaranya keripik nangka, keripik apel, sari apel, hingga susu segar yang bisa dibawa pulang sebagai buah tangan.
Wisata agro ini pun sangat direkomendasikan sebagai destinasi wisata keluarga.
Bersama keluarga tercinta, wisatawan dapat menikmati liburan edukatif dengan melihat langsung proses budidaya apel hingga pengolahannya menjadi berbagai produk, termasuk cuka apel.
Tak hanya Agrowisata Petik Apel, Kecamatan Tutur juga menyimpan pesona wisata agro lainnya. Salah satunya Bukit Flora yang berada sekitar 3 kilometer dari Nongkojajar.
Terletak di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut, Bukit Flora menyajikan suasana sejuk dan hamparan aneka bunga hias seperti anggrek, krisan, dan berbagai tanaman ornamental lainnya.
Bukit Flora tak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga sarana edukasi bagi pelajar.
Pengunjung akan diajak mengenal jenis-jenis bunga serta tata cara penanamannya secara langsung oleh staf setempat.
Beragam wahana permainan seperti flying fox, kolam renang, hingga permainan ketangkasan juga tersedia.
Bagi wisatawan yang ingin bermalam, tersedia fasilitas penginapan berupa vila dengan empat kamar dan aula yang mampu menampung hingga 100 orang.
Aneka suvenir dan makanan khas Nongkojajar juga dapat ditemukan di kawasan ini.
Destinasi lainnya yang tak kalah menarik adalah hutan pinus di Dusun Gendro, Desa Gendro.
Barisan pohon pinus yang menjulang tinggi di kawasan Perhutani ini menawarkan panorama eksotis yang sangat cocok untuk wisata alam dan fotografi.
Dengan luas lebih dari 3 hektare, pengunjung bisa mengeksplorasi keindahan alam sepuasnya di tengah udara sejuk pegunungan.
Dengan kekayaan wisata alam dan agrowisata yang dimilikinya, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, layak menjadi tujuan liburan berikutnya.
Jadi, kapan Anda berencana menikmati sensasi petik apel langsung di lereng Bromo? (*)
Editor : Ali Sodiqin