Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pesona Desa Andungbiru Probolinggo, Hamparan Kebun Teh di Lereng Argopuro–Lemongan yang Menyegarkan Mata

Ali Sodiqin • Senin, 12 Januari 2026 | 02:30 WIB

Desa Andungbiru di Probolinggo menawarkan keindahan kebun teh, udara sejuk lereng Argopuro, hingga wisata edukasi dan river tubing yang menantang.
Desa Andungbiru di Probolinggo menawarkan keindahan kebun teh, udara sejuk lereng Argopuro, hingga wisata edukasi dan river tubing yang menantang.

RADARBANYUWANGI.ID - Kabupaten Probolinggo tak pernah kehabisan destinasi wisata alam yang memikat.

Salah satu yang kini mulai banyak dilirik wisatawan adalah Desa Andungbiru, sebuah desa wisata yang terletak di lereng Gunung Argopuro dan Gunung Lemongan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Kabupaten yang dikenal dengan julukan Kota Mangga ini memang menyimpan potensi wisata alam yang luar biasa.

Desa Andungbiru menjadi salah satu destinasi yang sangat direkomendasikan, terutama bagi pencinta alam, penyuka tantangan, hingga wisatawan yang gemar menikmati suasana pedesaan dengan udara sejuk.

Berada di Lereng Gunung, Udara Sejuk Menyegarkan

Secara administratif, Desa Andungbiru masuk wilayah Kabupaten Probolinggo dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Jember.

Untuk menuju desa ini, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 45 kilometer dari pusat Kota Probolinggo.

Letaknya yang berada di lereng Gunung Argopuro membuat Desa Andungbiru memiliki suhu udara yang sejuk dan cuaca yang nyaman.

Kondisi geografis ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat desa tersebut subur dan cocok untuk pertanian serta perkebunan.

Hamparan Perkebunan Teh Seluas 300 Hektare

Salah satu daya tarik utama Desa Andungbiru adalah perkebunan teh yang membentang luas di kawasan perbukitan.

Dari data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), total luas kebun teh di Andungbiru mencapai sekitar 300 hektare.

Hamparan hijau tanaman teh yang tersusun rapi di lereng gunung menciptakan panorama alam yang menenangkan.

Pemandangan ini kerap menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto maupun sekadar menikmati keindahan alam sambil menghirup udara segar pegunungan.

Surga Buah-buahan Pegunungan

Tak hanya kebun teh, Desa Andungbiru juga dikenal sebagai sentra buah-buahan pegunungan.

Beragam komoditas unggulan dihasilkan dari desa ini, mulai dari manggis, alpukat, durian, pisang, hingga jeruk.

Dengan kondisi tanah yang subur dan iklim yang mendukung, buah-buahan Andungbiru dikenal memiliki cita rasa khas.

Saat musim panen, wisatawan bahkan bisa menikmati buah segar langsung dari kebun, menjadikan pengalaman wisata semakin berkesan.

Wisata Edukasi hingga River Tubing

Selain panorama alam dan hasil perkebunan, Desa Andungbiru juga menawarkan beragam daya tarik wisata lainnya.

Pengunjung dapat menikmati wisata edukasi pertanian dan perkebunan, mengenal proses penanaman hingga panen secara langsung.

Bagi pencinta adrenalin, tersedia pula wisata buatan berupa river tubing yang memanfaatkan aliran sungai di kawasan desa.

Aktivitas ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin memacu adrenalin sambil menikmati keindahan alam sekitar.

Tak ketinggalan, desa ini juga menyimpan kisah sejarah dan mitos lokal yang menambah daya tarik wisata budaya, menjadikan Andungbiru sebagai destinasi wisata yang lengkap.

Destinasi Alternatif Wisata Alam Probolinggo

Dengan keindahan kebun teh, kesejukan lereng gunung, serta beragam pilihan wisata, Desa Andungbiru layak menjadi destinasi alternatif bagi wisatawan yang ingin menjelajah sisi lain Kabupaten Probolinggo.

Bagi pencinta alam dan wisata pedesaan, Andungbiru bukan sekadar tempat berlibur, tetapi juga ruang untuk menikmati ketenangan, belajar dari alam, dan merasakan kekayaan potensi desa di lereng Argopuro dan Lemongan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#gunung lemongan #kebun teh #andungbiru #probolinggo #Gunung Argopuro #wisata edukasi