RADARBANYUWANGI.ID - Kabupaten Situbondo yang membentang di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa dikenal menyimpan beragam potensi wisata bahari.
Garis pantai yang memanjang dari Kecamatan Banyuglugur di ujung barat hingga Kecamatan Banyuputih di ujung timur menjadi kekayaan alam yang terus dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan.
Tak heran, kabupaten yang dijuluki Kota Santri ini kian dikenal dengan wisata pantainya.
Selain Pantai Pasir Putih dan Kampung Kerapu yang sudah lebih dulu populer, kawasan pesisir di sekitar pusat kota Situbondo kini juga mulai mencuri perhatian wisatawan.
Salah satu destinasi yang tengah naik daun adalah Pantai Berigeen, yang terletak di Kecamatan Panarukan.
Pantai ini menawarkan keindahan panorama laut yang berpadu dengan siluet pegunungan, menjadikannya magnet baru bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Daya tarik utama Pantai Berigeen terletak pada pemandangan matahari terbenam (sunset) yang menawan.
Saat sore hari, pengunjung disuguhi panorama langit jingga yang berpadu dengan laut tenang serta latar Gunung Ringgit, yang oleh masyarakat setempat dikenal sebagai Gunung Putri Tidur.
Gunung yang berada di sisi barat pantai ini tampak jelas dari garis pantai, menciptakan pemandangan unik yang jarang ditemukan di destinasi lain.
Perpaduan antara sunset, laut, dan gunung inilah yang membuat wisatawan betah berlama-lama.
“Ke Berigeen katanya bagus, makanya saya penasaran. Lokasinya juga tidak terlalu jauh,” ujar Yuli, warga Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, yang mengaku sengaja datang untuk menikmati panorama pantai tersebut.
Pantai Berigeen juga dikenal dengan nama lain, yakni Pantai Sedulur, dan menjadi destinasi wisata rakyat yang ramah di kantong.
Jaraknya hanya sekitar 7–10 kilometer dari pusat kota atau Alun-alun Situbondo, sehingga mudah dijangkau oleh pengunjung.
Keunggulan lain pantai ini adalah aksesnya yang strategis. Lokasinya berada tak jauh dari jalur Pantura, dengan kondisi jalan beraspal yang memudahkan wisatawan datang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Soal biaya, Pantai Berigeen tergolong sangat terjangkau. Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk alias gratis.
Mereka hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk kendaraan roda empat.
Selain menikmati panorama, pengunjung juga bisa melakukan berbagai aktivitas sederhana seperti bersantai di tepi pantai, memancing, hingga berburu kerang.
Namun, pengelola dan warga sekitar mengingatkan agar tetap waspada, terutama bagi pemancing, karena terdapat palung laut yang cukup dalam di beberapa titik.
Pantai Berigeen juga kerap dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan sosial dan religi.
Keberadaan mushola di sekitar pantai membuat kawasan ini sering menjadi tempat pengajian atau kegiatan keagamaan dari pondok pesantren sekitar Panarukan.
Dengan keindahan alam yang ditawarkan, akses mudah, serta biaya yang ramah di kantong, Pantai Berigeen kini menjelma menjadi destinasi wisata bahari baru di Situbondo.
Ke depan, pantai ini diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata pesisir yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus perekonomian masyarakat sekitar. (*)
Editor : Ali Sodiqin