RADARBANYUWANGI.ID – Seolah tidak ingin kalah saing dengan sejumlah destinasi wisata lain di Banyuwangi, Pantai Gumuk Kantong juga ramai pengunjung selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Bahkan, pada hari “H” tahun baru Kamis (1/1) lalu, jumlah wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, ini mencapai 10 ribu orang lebih.
Jumlah pengunjung selama periode libur Nataru ini meningkat dua kali lipat dari hari libur yang lain.
Biasanya, dalam sehari jumlah pengunjung dalam sehari hanya sekitar 3 ribu sampai 5 ribu orang.
Ketua Pengelola Gumuk Kantong Susianto mengatakan, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada awal tahun 2026, tepatnya pada Kamis (1/1). Pada hari itu, total 10.370 pengunjung memadati tempat wisata tersebut.
Banyaknya pengunjung yang datang bahkan sampai melebihi kapasitas (over capacity) tempat wisata Gumuk Kantong tersebut.
Hal ini menyebabkan pihak pengelola memberlakukan pemberhentian sementara wisatawan yang hendak masuk destinasi wisata tersebut.
“Wisatawan khususnya yang berkendara pakai mobil sempat kami hentikan dulu, sebab lokasi sudah penuh,” ujar Susianto.
Menurut dia, kunjungan wisatawan pada puncak libur Tahun Baru 2026 berbeda dengan 2025.
Di tahun 2025, pengunjung tembus 15 ribu orang, sedangkan pada tahun ini pengunjung berkurang.
“Tahun lalu malah lebih parah. Saat itu wisatawan kami hentikan empat kali karena area wisata tidak mencukupi. Padahal harga tiket tahun lalu mahal,” kata Susianto.
Ia menjelaskan, harga tiket pada tahun lalu mencapai Rp 15 ribu per orang. Sedangkan tahun ini hanya Rp 10 ribu per orang.
Itu pun hanya berlaku pada puncak libur tahun Baru. Setelahnya, harga tikat hanya Rp 10 ribu per kendaraan.
Susianto menyebut. Lonjakan pengunjung terjadi sejak awal perayaan Natal atau awal libur sekolah.
Hingga Minggu (4/1) rata-rata pengunjung yang datang sekitar 1.500 hingga 3.000 orang per hari. “Hari ini (kemarin) diperkirakan 1,5 ribu orang yang datang,” tandasnya.
Menurut Susianto, perpaduan keindahan panorama Selat Bali dan rindang pohon cemara menjadi salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Gumuk Kantong.
Selain itu, ombaknya yang relatif tenang sehingga banyak pengunjung berenang atau bermain di Pantai Gumuk Kantong.
“Ada batas untuk bermain di laut. Paling jauh 50 meter dari bibir pantai. Hal ini jugalah yang membuat daya tarik tersendiri bagi masyarakat,” bebernya.
Untuk menjaga keamanan di saat pengunjung melonjak, pihak pengelola wisata melibatkan personel TNI, Polri, hingga masyarakat setempat untuk menjaga ketertiban.
"TNI dan Polri kami libatkan. Sedangkan dari masyarakat, jumlah personel dari unsur masyarakat juga kami tambah, biasanya hanya 40 orang, sedangkan pada libur Nataru kali ini sekitar 90 orang yang membantu melayani wisatawan," ungkapnya. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin