Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Antusiasme Masyarakat Tinggi, Kereta Api Jadi Andalan Transportasi Nataru di Sumatera Utara

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 3 Januari 2026 | 13:15 WIB
KAI Divre I Sumut mencatat 47.594 penumpang kereta api.
KAI Divre I Sumut mencatat 47.594 penumpang kereta api.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara mencatat kinerja positif layanan kereta api selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Salah satu layanan andalan, Kereta Api Sribilah Utama, berhasil memberangkatkan sebanyak 47.594 penumpang menuju berbagai kota tujuan di Sumatera Utara.

Pelaksana Tugas (Plt) Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa angka tersebut dihimpun selama 16 hari masa angkutan Nataru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, khususnya pada periode libur panjang.

Antusiasme Penumpang Masih Tinggi

Menjelang berakhirnya masa angkutan Nataru, minat masyarakat Sumatera Utara dalam menggunakan kereta api terpantau tetap tinggi.

Berdasarkan data terkini pada Jumat pagi, 2 Januari 2026, KAI Divre I Sumut mencatat sebanyak 8.575 penumpang telah diberangkatkan dari berbagai stasiun.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring adanya jadwal keberangkatan pada siang dan sore hari.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan antarkota, baik untuk keperluan mudik, wisata, maupun kunjungan keluarga selama libur akhir tahun.

KA Putri Deli dan Siantar Ekspres Dominan

Selain KA Sribilah Utama, layanan KA Putri Deli dan KA Siantar Ekspres juga mendominasi pilihan masyarakat.

Namun demikian, KA Sribilah Utama memiliki karakteristik tersendiri karena merupakan satu-satunya layanan kereta api non-subsidi di wilayah Sumatera Utara.

Kereta api relasi Medan–Rantau Prapat ini beroperasi secara maksimal selama masa Nataru dengan total delapan perjalanan setiap hari.

Jumlah tersebut terdiri dari enam perjalanan reguler serta dua rangkaian tambahan yang disediakan untuk mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang.

Karakter Penumpang yang Unik

Menurut KAI Divre I Sumut, pola pemesanan tiket KA Sribilah Utama memiliki keunikan tersendiri. Pada hari-hari biasa, ketersediaan tiket relatif masih longgar.

Namun, mendekati waktu keberangkatan, kursi kereta api menjadi sangat diminati dan cepat habis dipesan oleh calon penumpang.

Fenomena ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan efisiensi dan kenyamanan transportasi kereta api, terutama pada momen liburan dengan tingkat mobilitas yang tinggi.

Ketepatan Waktu Jadi Kunci Kepercayaan

Salah satu faktor utama yang mendorong tingginya minat masyarakat adalah capaian ketepatan waktu atau on time performance KA Sribilah Utama yang mencapai 100 persen, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Kinerja ini dinilai sangat penting dalam membantu penumpang merencanakan perjalanan lanjutan tanpa kekhawatiran perubahan jadwal.

Ketepatan waktu tersebut menjadi nilai tambah yang signifikan, khususnya pada masa liburan, ketika masyarakat membutuhkan kepastian jadwal agar agenda keluarga maupun wisata dapat berjalan lancar.

Komitmen Layanan Prima KAI

KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan hingga berakhirnya masa angkutan Nataru.

Integrasi antara ketepatan waktu dan layanan prima diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang efisien, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KAI #Divre I Sumatera Utara #Sribilah Utama #Kereta Api #Nataru