Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mobilitas Libur Nataru Tinggi, Stasiun Cianjur Jadi Sorotan di Tengah Lonjakan Penumpang KAI Daop 2 Bandung

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 30 Desember 2025 | 14:03 WIB
Okupansi penumpang KAI Daop 2 Bandung tembus 104,7 persen saat Nataru 2025/2026.
Okupansi penumpang KAI Daop 2 Bandung tembus 104,7 persen saat Nataru 2025/2026.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat capaian signifikan selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Tingkat keterisian atau okupansi penumpang kereta api di wilayah ini menembus angka 104,7 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Tingginya okupansi tersebut didorong oleh mobilitas penumpang yang bersifat dinamis, di mana satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang dalam rute dan waktu perjalanan yang berbeda.

Berdasarkan data penjualan tiket hingga Senin, tercatat sebanyak 300.813 tiket telah terjual, melampaui kapasitas tempat duduk statis yang berjumlah 287.316 kursi.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa kondisi ini mencerminkan optimalisasi operasional perjalanan kereta api.

Pola naik dan turun penumpang di berbagai stasiun menjadi faktor utama yang memungkinkan tingkat keterisian melampaui kapasitas statis.

Puncak mobilitas penumpang tercatat terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025.

Pada hari tersebut, KAI Daop 2 Bandung melayani sebanyak 48.484 pelanggan kereta api jarak jauh dalam satu hari.

Angka ini menjadi rekor tertinggi sementara selama 12 hari pelaksanaan masa angkutan Nataru.

Dari jumlah tersebut, arus keberangkatan mencapai 24.489 pelanggan, sedangkan arus kedatangan tercatat sebanyak 23.995 pelanggan.

Menariknya, data sebaran penumpang menunjukkan Stasiun Cianjur muncul sebagai salah satu dari tiga stasiun tersibuk untuk keberangkatan.

Stasiun Bandung masih menjadi yang terpadat dengan 7.938 pelanggan, diikuti Stasiun Kiaracondong sebanyak 4.540 pelanggan, dan Stasiun Cianjur dengan 2.239 pelanggan.

Jumlah ini bahkan melampaui Stasiun Tasikmalaya yang melayani 1.763 pelanggan pada hari yang sama.

Menghadapi lonjakan volume penumpang tersebut, KAI Daop 2 Bandung menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan.

Kesiapan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta pengaturan operasional di stasiun dan selama perjalanan menjadi prioritas utama selama periode libur akhir tahun.

Di tengah tingginya permintaan, KAI Daop 2 Bandung juga masih memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan yang lebih hemat.

Program diskon tarif sebesar 30 persen untuk kelas eksekutif masih berlaku hingga 10 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan kepada pelanggan.

Secara akumulatif selama 11 hari periode Nataru, yakni dari 18 hingga 28 Desember 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung mencapai 221.091 orang.

Sementara itu, penumpang yang tiba di wilayah ini tercatat sebanyak 220.133 orang.

KAI turut mengimbau seluruh pelanggan untuk memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun.

Kepadatan lalu lintas di sekitar area stasiun berpotensi meningkat selama masa libur akhir tahun, sehingga perencanaan waktu perjalanan menjadi penting demi kenyamanan dan kelancaran perjalanan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#okupansi #KAI #Kereta Api #Nataru #Daop 2 Bandung