Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Okupansi Kereta Api Tembus 106 Persen, KAI Tambah 54 Perjalanan dan Hadirkan Motis Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 30 Desember 2025 | 13:55 WIB
Penjualan tiket KAI Nataru 2025/2026 tembus 3,5 juta.
Penjualan tiket KAI Nataru 2025/2026 tembus 3,5 juta.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat tingginya animo masyarakat terhadap moda transportasi kereta api menjelang pergantian tahun 2026.

Hingga Senin (29/12/2025) pukul 08.00 WIB, penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.

Angka tersebut mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api sebagai sarana perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien, khususnya pada masa libur akhir tahun yang identik dengan lonjakan mobilitas.

Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 106 Persen

Dari total tiket terjual, sebanyak 2.928.820 tiket merupakan penjualan kereta api jarak jauh.

Jumlah ini setara dengan 106,1 persen dari total kapasitas yang disediakan, yakni 2.761.048 tempat duduk.

Okupansi yang melampaui 100 persen tersebut disebabkan oleh karakteristik penumpang dinamis, di mana satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang pada segmen perjalanan yang berbeda.

Sementara itu, kereta api lokal mencatat penjualan 588.708 tiket atau sekitar 79 persen dari kapasitas 745.056 tempat duduk.

Data ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan antarkota maupun regional selama periode Nataru.

Diskon 30 Persen Dorong Minat Penumpang

Dalam rangka mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, KAI menghadirkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial.

Program ini berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Sebanyak 1.509.080 tempat duduk disiapkan dalam program diskon tersebut.

Hingga 29 Desember 2025, realisasi penjualan telah mencapai 1.226.596 tiket atau sekitar 82 persen.

Capaian ini menandakan bahwa kebijakan tarif terjangkau mampu meningkatkan minat masyarakat dalam merencanakan perjalanan akhir tahun.

Relasi dengan penjualan tiket diskon tertinggi antara lain Lempuyangan–Pasarsenen, Pasarsenen–Lempuyangan, Pasarsenen–Yogyakarta, Yogyakarta–Pasarsenen, serta Semarang Tawang–Solo Balapan.

Pilihan Kereta Ekonomi Tarif Terjangkau Masih Tersedia

Selain relasi favorit tersebut, tiket diskon 30 persen masih tersedia pada sejumlah layanan kereta ekonomi komersial dengan tarif yang kompetitif.

Beberapa di antaranya adalah KA Cirebon Fakultatif relasi Cirebon–Gambir mulai Rp105.000, KA Kaligung Semarang Poncol–Cirebon Prujakan mulai Rp94.000, hingga KA Blora Jaya Cepu–Semarang Poncol dengan tarif mulai Rp52.000.

Pilihan lainnya seperti Banyubiru Ekspres, Sribilah Fakultatif, Tawang Jaya Premium, Gunungjati, dan Cakrabuana juga dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa kebijakan tarif ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan akhir tahun, baik untuk keperluan liburan keluarga, silaturahmi antarkota, aktivitas ekonomi, maupun mobilitas generasi muda.

Tambahan Perjalanan dan Layanan Motis

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, KAI mengoperasikan 54 perjalanan kereta api tambahan selama masa Nataru.

Beberapa di antaranya meliputi KA Argo Anjasmoro Surabaya Pasar Turi–Gambir, KA Sancaka Surabaya Gubeng–Yogyakarta, hingga KA Parahyangan Fakultatif Bandung–Gambir.

Tidak hanya layanan penumpang, KAI juga kembali mengoperasikan Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis).

Layanan ini mencakup KA Motis Nataru Utara relasi Kampung Bandan–Semarang Tawang serta KA Motis Nataru Tengah relasi Kampung Bandan–Purwosari.

Menurut Anne, kebijakan diskon, pengoperasian KA tambahan, dan layanan Motis merupakan bentuk dukungan pemerintah melalui KAI dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Nataru.

Kereta api diharapkan dapat terus mendukung pergerakan ekonomi serta aktivitas sosial di berbagai daerah.

Baca Juga: Anthony Joshua Selamat dari Kecelakaan Maut di Nigeria, Dua Orang Tewas: Polisi Ungkap Kronologi Lengkap

Total Kapasitas Lebih dari 3,5 Juta Tempat Duduk

Selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI menyediakan total 3.506.104 tempat duduk untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal.

Kapasitas ini disiapkan guna menunjang perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi masyarakat di akhir tahun.

“Masyarakat dapat mengecek jadwal dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI,” pungkas Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#okupansi #tiket #KAI #Kereta Api #Nataru