RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang selama masa libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kenaikan ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal.
Berdasarkan data operasional KAI Divre IV Tanjung Karang, total penumpang pada periode libur akhir tahun tersebut mencapai 29.794 orang.
Angka ini meningkat sebesar 14,09 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 26.114 penumpang.
Lonjakan ini menunjukkan tren positif penggunaan transportasi kereta api di wilayah Lampung dan sekitarnya.
Kepala KAI Divre IV Tanjung Karang, Mohamad Ramdany, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang mencerminkan semakin kuatnya posisi kereta api sebagai pilihan utama masyarakat, khususnya pada momen libur akhir tahun.
Faktor keselamatan, kenyamanan, serta ketepatan waktu menjadi alasan utama masyarakat memilih layanan kereta api untuk bepergian.
Kenaikan volume penumpang tersebut didominasi oleh layanan kereta api penumpang di wilayah Divre IV Tanjung Karang.
Dua layanan utama yang menjadi andalan adalah KA Rajabasa dengan satu perjalanan pulang pergi relasi Tanjung Karang–Kertapati serta KA Kualastabas dengan dua perjalanan pulang pergi relasi Tanjung Karang–Baturaja.
Kedua layanan ini berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode liburan.
Pergerakan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru terpantau relatif stabil.
Puncak jumlah penumpang tercatat pada 21 Desember 2025 dengan total 4.481 orang, angka yang lebih tinggi dibandingkan puncak penumpang pada tanggal yang sama di tahun sebelumnya.
Kondisi ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan.
Di tengah meningkatnya jumlah pengguna jasa, KAI Divre IV Tanjung Karang terus berkomitmen menjaga keselamatan dan kualitas layanan.
Evaluasi kesiapan sarana dan prasarana dilakukan secara rutin, disertai penguatan sumber daya manusia agar operasional kereta api tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.
Selain itu, KAI juga mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan yang berlaku.
Kepatuhan pelanggan dinilai sangat membantu kelancaran operasional, terutama pada periode dengan volume penumpang yang tinggi.
Melalui pengoperasian KA Rajabasa dan KA Kualastabas, KAI Divre IV Tanjung Karang tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya.
Upaya ini sejalan dengan komitmen KAI dalam mendorong penggunaan transportasi massal yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Editor : Lugas Rumpakaadi