RADARBANYUWANGI.ID - Suasana pasca Hari Raya Natal 2025 di Wilayah 8 Surabaya terpantau kondusif.
Memasuki hari ke-9 masa Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, arus pengguna Commuter Line menunjukkan tren landai dan stabil.
Kondisi ini berbeda dibandingkan puncak arus Natal yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Hingga siang hari, pergerakan pengguna di stasiun-stasiun keberangkatan utama berlangsung lancar tanpa kepadatan berarti.
Situasi ini memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang hendak bepergian menggunakan layanan Commuter Line.
KAI Commuter mencatat antusiasme masyarakat tetap tinggi, terutama pada rute yang mengarah ke destinasi wisata dan pusat kuliner.
Berdasarkan data pukul 15.00 WIB pada Jumat, 26 Desember 2025, tiga stasiun dengan jumlah pengguna naik dan turun tertinggi yaitu Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 12.031 orang, Stasiun Wonokromo 8.703 orang, serta Stasiun Malang 7.112 orang.
Corporate Secretary Vice President KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa kondisi arus yang relatif lengang justru menjadi waktu ideal bagi masyarakat untuk bepergian.
Menurutnya, momen ini sangat tepat bagi keluarga, khususnya orang tua yang ingin mengajak anak-anak merasakan pengalaman menggunakan Commuter Line dengan suasana yang lebih nyaman dan tenang.
“Kami tetap menyiagakan seluruh petugas meskipun volume pengguna tidak setinggi hari-hari sebelumnya, agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga dengan baik,” tegas Karina.
Lebih lanjut, KAI Commuter mencatat telah melayani lebih dari 851 ribu pengguna selama masa Posko Nataru yang berlangsung sejak 18 hingga 26 Desember 2025.
Angka ini menunjukkan bahwa Commuter Line kini tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana transportasi kerja, tetapi juga telah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari.
Untuk mendukung kenyamanan pengguna, KAI Commuter menyediakan berbagai fasilitas penunjang di stasiun, seperti ruang tunggu, loket pelayanan, toilet, musala, ruang laktasi, hingga tempat sampah.
Seluruh fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama.
“Kami mengajak seluruh pengguna untuk menjaga kebersihan, merawat fasilitas yang tersedia, serta membiasakan budaya antre demi kenyamanan bersama,” imbuh Karina.
Mengingat jarak tempuh perjalanan Commuter Line di wilayah ini relatif panjang, KAI Commuter juga mengimbau pengguna agar memprioritaskan lansia dan ibu hamil, tidak membuang sampah di area kereta, membeli tiket lebih awal, serta mematuhi larangan merokok di dalam kereta.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan pengguna musiman, KAI Commuter menyediakan layanan pembelian tiket secara daring melalui aplikasi resmi Access by KAI.
Pengguna diimbau memanfaatkan layanan ini guna menghindari antrean di loket stasiun.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan pelanggan KAI Commuter di call center 121 atau melalui situs resmi KAI Commuter.
Editor : Lugas Rumpakaadi