RADARBANYUWANGI.ID - Arus wisatawan menuju Pulau Bali mulai mengalami peningkatan usai perayaan Natal.
Pelabuhan ASDP Ketapang menjadi salah satu titik utama pergerakan wisatawan yang memilih menghabiskan libur akhir tahun di Pulau Dewata maupun wilayah sekitar Banyuwangi.
Sejumlah wisatawan mengaku memilih Bali sebagai destinasi liburan setelah berkumpul bersama keluarga saat Natal.
Sesilia, 24, salah satu wisatawan asal Surabaya mengatakan, dirinya bersama keluarga memutuskan menyeberang ke Bali untuk berlibur hingga pergantian tahun.
“Setelah Natal kumpul keluarga, kami lanjut liburan ke Bali sampai tahun baru,” ujarnya.
Didit, 51, wisatawan asal Jakarta memilih pola liburan berbeda. Meski tetap menyeberang ke Bali, Didit memilih menginap di Banyuwangi.
Dia mengaku enggan berlama-lama di Bali karena tak ingin terjebak kemacetan yang kerap terjadi saat musim liburan.
“Kami menginap di Hotel Santika Banyuwangi. Jalan-jalan ke Bali, tapi tetap kembali lagi ke Banyuwangi,” katanya.
Berdasarkan data ASDP Ketapang, tercatat sebanyak 28.766 orang telah menyeberang ke Bali selama hari raya Natal, Kamis (25/12).
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring meningkatnya pilihan wisatawan untuk berlibur hingga Tahun Baru.
Dari hasil pantauan visual di lapangan, arus penumpang kapal juga didominasi oleh wisatawan mancanegara, terutama asal Tiongkok. Tak hanya penumpang, pergerakan kendaraan juga cukup tinggi.
Selama periode Natal, tercatat sebanyak 7.148 unit kendaraan menyeberang ke Bali, mulai dari sepeda motor, kendaraan roda empat, bus, hingga truk.
General Manager ASDP Ketapang Ardhi Ekapaty mengatakan, puncak arus wisatawan diperkirakan akan terjadi menjelang pergantian tahun.
ASDP sendiri mengoptimalkan 54 kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk melayani para penumpang.
“Kemungkinan puncak arus wisatawan jelang Tahun Baru akan terjadi pada 27 hingga 28 Desember 2025,” tandasnya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin