Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KNKT Pantau Keselamatan Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk Selama Nataru, Cuaca Jadi Fokus Utama

Fredy Rizki Manunggal • Sabtu, 27 Desember 2025 | 12:30 WIB
HENDAK KE BALI:  Wisatawan asing terutama dari Tiongkok ikut meramaikan libur Nataru di Pelabuhan ASDP Ketapang, Jumat (26/12).
HENDAK KE BALI: Wisatawan asing terutama dari Tiongkok ikut meramaikan libur Nataru di Pelabuhan ASDP Ketapang, Jumat (26/12).

RADARBANYUWANGI.ID - Pemantauan penerapan aspek keselamatan di Pelabuhan ASDP Ketapang dan Gilimanuk terus dilakukan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Jumat (26/12), giliran Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang datang untuk mengecek  kondisi pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan Jawad an bali tersebut.

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menekankan , pentingnya kepatuhan seluruh penyelenggara dan pengguna jasa transportasi terhadap peringatan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) selama libur Nataru.

Sebab, fokus utama pantauan KNKT adalah aspek keselamatan, khususnya yang berkaitan dengan kondisi cuaca.

Soerjanto mengingatkan agar tidak ada pihak yang memaksakan perjalanan ketika BMKG telah mengeluarkan peringatan.

“Kalau memang cuaca sudah disampaikan ada peringatan, ya harus mengikuti arahan BMKG. Jangan memaksakan, keselamatan harus diutamakan,” pesannya saat meninjau Pelabuhan ASDP Ketapang.

Sejauh ini kepatuhan terhadap peringatan cuaca terbilang cukup baik. Hal itu ditunjang dengan kehadiran BMKG yang melakukan pemantauan langsung di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.

Selain cuaca, KNKT juga mencatat kepatuhan terhadap manifes penumpang dan kendaraan.

Soerjanto menyebut, ASDP Ketapang telah memutar balik lebih dari 20 kendaraan karena tidak sesuai dengan data manifes.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan program pemerintah, di mana nomor kendaraan harus sesuai dengan tiket.

“Kalau tidak sesuai ya diputar balik, karena kalau terjadi kecelakaan nanti akan jadi masalah. Ini bagian dari mitigasi,” tegasnya.

Terkait arus lalu lintas selama Nataru, Soerjanto mengungkapkan terjadi penurunan dibandingkan perkiraan awal. Dia menyebut, lonjakan penumpang yang diharapkan ternyata tidak terjadi.

“Cenderung landai, tidak seperti yang kita ekspektasikan,” imbuhnya.

Saat disinggung kemungkinan faktor ekonomi sebagai penyebab, Soerjanto mengaku belum bisa memastikan.

Namun dia menyinggung adanya kemungkinan pengaruh dari biaya lain di luar transportasi.

“Harga tiket memang turun, tapi tiket hotel tidak turun. Bisa jadi itu juga berpengaruh, tapi penyebabnya macam-macam,” tegasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#pelabuhan ketapang #gilimanuk #cuaca #knkt #Nataru