RADARBANYUWANGI.ID - Jumlah penumpang kapal menuju Bali pada musim libur Natal tahun ini benar-benar menurun.
Dari data posko Nataru sejak 18 sampai 24 Desember 2025 terjadi penurunan hingga 12,6 persen untuk penumpang dari Pulau Jawa dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tahun 2024, jumlah penumpang dari Pelabuhan Ketapang tercatat 179.457 orang. Sedangkan pada tahun 2025 menurun menjadi 156.917 orang.
Untuk kendaraan, tahun 2024 sebanyak 45.003 unit, tahun ini menurun 144 unit menjadi 44.859 unit.
Dari arah Gilimanuk, justru terjadi kenaikan jumlah kendaraan yang menyeberang ke Pulau Jawa.
Dari 43.499 unit pada tahun 2024 menjadi 45.054 unit atau naik 3,5 persen pada tahun 2025. Jumlah penumpang dari Bali juga mengalami penurunan.
Dari 162.827 orang di tahun 2024 menjadi 156.687 orang tahun ini. Tren kenaikan jumlah angkutan justru terjadi di lintasan Pelabuhan Tanjungwangi-Gili Mas, Lombok.
Dari data posko Nataru, sebanyak 1.667 unit kendaraan menyeberang dari Tanjungwangi selama periode libur Natal tahun 2024.
Sedangkan tahun ini angkanya naik tipis menjadi 1.674 unit. Fenomena ini membuat prediksi kenaikan jumlah wisatawan menuju Bali saat libur Natal menjadi berubah.
Tampaknya minat wisatawan masih belum setinggi tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, wisatawan dari Pulau Jawa memilih untuk menghabiskan waktu liburnya di Jawa, termasuk di Banyuwangi.
Sejumlah destinasi wisata dipadati pengunjung, terutama wisata bahari yang menawarkan trip ke pulau-pulau eksotis.
Trip wisata ke Pulau Menjangan dan Tabuhan menjadi salah satu yang paling diminati wisatawan.
Pengelola wisata alam Grand Watudodol (GWD) mencatat layanan trip ke dua pulau tersebut sudah penuh hingga akhir Desember 2025.
Ketua Pokdarwis Pesona Bahari Abdul Azis menyebut, pemesanan telah full booking sampai 30 Desember 2025.
Kini, dalam sehari, GWD melayani hingga 400 wisatawan dengan dukungan 40 kapal wisata yang menghabiskan liburan di Banyuwangi.
"Lonjakan kunjungan ini menegaskan Banyuwangi tetap menjadi destinasi favorit saat libur akhir tahun,’’ kata Azis.
General Manager ASDP Ketapang Ardhi Ekapaty mengatakan, puncak periode Natal sebelumnya diprediksi bakal terjadi sejak tanggal 21-23 Desember.
Dengan kenaikannya sekitar 2-3 persen. Selain pada momen Natal, puncak arus kendarana bakal terjadi menjelang tahun baru.
"Puncak arus pada libur panjang diprediksi terjadi pada tanggal 28 dan 29 Desember," tandasnya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin