RADARBANYUWANGI.ID - Momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi periode yang dinantikan masyarakat untuk melakukan perjalanan dan berkumpul bersama keluarga.
Seiring meningkatnya mobilitas tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan, khususnya saat melintasi perlintasan sebidang.
Pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), frekuensi perjalanan kereta api mengalami peningkatan signifikan.
Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat yang melonjak selama libur akhir tahun.
Kondisi tersebut menjadikan perlintasan sebidang sebagai titik krusial yang membutuhkan kewaspadaan ekstra dari seluruh pengguna jalan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang bukan semata-mata kewajiban mematuhi aturan lalu lintas, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Menurutnya, libur akhir tahun seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan bersama keluarga.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru saat melintasi perlintasan sebidang.
Berhenti sejenak, memastikan kondisi aman dengan menoleh ke kiri dan kanan, serta mendahulukan perjalanan kereta api merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah kecelakaan.
Mahendro juga mengingatkan bahwa kereta api memiliki karakteristik khusus yang tidak dapat disamakan dengan kendaraan bermotor di jalan raya.
Kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang dan tidak bisa berhenti secara mendadak ketika menghadapi situasi darurat di perlintasan.
Dengan demikian, keselamatan sangat bergantung pada kedisiplinan dan kehati-hatian pengguna jalan.
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keselamatan masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya secara konsisten melakukan berbagai upaya preventif.
Upaya tersebut meliputi kegiatan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, pemeriksaan dan pemeliharaan rambu serta sinyal perlintasan agar berfungsi optimal, serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan aparat terkait selama masa Angkutan Nataru.
Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan tidak menerobos palang pintu perlintasan, tidak memaksakan diri melintas saat sinyal berbunyi, serta tetap fokus dan waspada ketika berada di sekitar jalur kereta api.
Sikap tergesa-gesa dan kurang perhatian sering kali menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang.
Keselamatan perjalanan, baik bagi pengguna jalan maupun penumpang kereta api, merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas, diharapkan seluruh rangkaian perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.
Melalui imbauan ini, KAI Daop 8 Surabaya berharap masyarakat dapat menikmati momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan penuh ketenangan dan kebahagiaan.
Perjalanan yang aman dan selamat akan menjadi kenangan indah yang berharga bagi seluruh keluarga, sekaligus mencerminkan kepedulian bersama terhadap keselamatan di jalan raya dan perlintasan kereta api.
Editor : Lugas Rumpakaadi