Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lovina, Sudut Tenang di Bali Utara

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 7 Desember 2025 | 17:00 WIB

Pantai Lovina di Buleleng, Bali, salah satu destinasi wisata yang menarik dikunjungi saat pergantian tahun.
Pantai Lovina di Buleleng, Bali, salah satu destinasi wisata yang menarik dikunjungi saat pergantian tahun.

RADARBANYUWANGI.ID - Ada tempat di Bali Utara yang kesannya langsung nempel sejak pertama menginjakkan kaki, panggil saja Lovina.

Bukan karena keramaian, bukan juga karena hingar-bingar wisata, tapi justru karena ketenangannya yang terasa natural. 

Pasir pantainya yang berwarna abu-abu kehitaman mungkin terlihat sederhana, tapi justru itu yang bikin Lovina punya karakter berbeda dari pantai-pantai Bali lainnya.

Ombaknya tenang, anginnya lembut, dan suasananya cocok buat kamu yang suka menikmati momen tanpa banyak gangguan.

Dari duduk di bibir pantai sampai berjalan santai di tepi air, semuanya terasa pas di sini.

Nama Lovina punya cerita hangat yang sering dikaitkan dengan makna cinta dan kedekatan. Dan memang, semakin lama berada di sini, rasanya wajar kalau tempat ini identik dengan kenyamanan.

Alamnya menyambut, penduduknya ramah, dan setiap pagi selalu ada kejutan kecil yang bikin hari terasa spesial.

Salah satu hal yang paling ditunggu tentu saja wisata melihat lumba-lumba. Pagi-pagi buta, sebelum langit berubah warna, wisatawan akan naik perahu kecil dan menuju ke tengah laut.

Begitu matahari mulai naik, biasanya kawanan lumba-lumba muncul, berenang, melompat, atau sekadar bermain di sekitar perahu. Momen itu sederhana, tapi bikin siapa pun terpukau.

Selain lumba-lumba, Lovina juga menawarkan spot snorkeling dan diving yang tenang. Airnya jernih, bawah lautnya penuh warna, dan cocok banget buat pemula maupun yang sudah terbiasa dengan aktivitas laut.

Kalau mau eksplorasi lain, dari Lovina juga mudah ke pemandian air panas Banjar atau air terjun di Buleleng yang suasananya masih alami.

Lingkungan Lovina juga terkenal damai. Banyak penginapan kecil dan kafe pinggir pantai yang suasananya bikin betah nongkrong lama.

Harga makanan pun relatif murah dibanding kawasan selatan. Lovina seperti mengingatkan kita bahwa liburan itu tentang menikmati, bukan terburu-buru berpindah dari satu spot ke spot lain.

Tapi di balik keindahan itu, penting juga buat menjaga Lovina tetap lestari. Aktivitas wisata, terutama wisata lumba-lumba, perlu dijalankan dengan bijak supaya satwa dan alamnya tetap terjaga. Dengan begitu, pesona Lovina bisa dinikmati generasi berikutnya.

Berlibur ke Lovina rasanya seperti menemukan versi Bali yang lebih lembut dan apa adanya. Tempat ini mengajarkan kita untuk menikmati hal-hal sederhana: angin pagi, warna laut yang tenang, dan keceriaan lumba-lumba yang muncul tanpa perlu dipaksa. Lovina bukan hanya destinasi, tapi pengalaman yang menenangkan.

Saat akhirnya harus pulang, ada rasa enggan yang tertinggal, seolah kita ingin kembali suatu saat nanti, sekadar duduk di bibir pantai sambil menikmati hari yang berjalan pelan.


Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi

Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#Lovina Beach Bali #pantai #bali utara