RADARBANYUWANGI.ID - Ada satu pantai di Lombok yang sering membuat orang berhenti sejenak karena warnanya yang tak biasa, sebut saja Pink Beach.
Nama itu bukan sekadar julukan, karena pasirnya benar-benar punya semburat merah muda yang terlihat semakin cantik ketika terkena cahaya matahari.
Tempatnya tenang, udaranya segar, dan suasananya bikin siapa pun betah lama-lama duduk di tepi pantai sambil menikmati hembusan angin.
Nggak perlu jadi petualang berat untuk menikmati keindahannya; cukup datang, santai, dan biarkan pantai ini menyambut kamu dengan pesonanya yang lembut.
Pantai ini punya rahasia alam yang membuatnya beda dari pantai biasa. Warna pink di pasirnya muncul karena serpihan karang berwarna merah muda yang hancur di laut, lalu terbawa ombak ke pantai dan bercampur dengan pasir putih.
Ketika terkena sinar matahari dan air laut, campuran itu memantulkan warna pink lealam, bukan hasil edit foto, tapi benar-benar karya alam.
Tapi warna pink itu tak selalu sama. Kalau datang saat pagi, pasirnya bisa tampak agak pucat; siang hari mulai muncul rona pink samar, dan saat matahari condong ke sore, warna merah mudanya terasa paling menggelegar, seperti warna dari pasir berubah seiring waktu dan cahaya.
Lokasi pantai ini agak tersembunyi di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Harus sedikit effort untuk sampai ke sana.
Dari pusat kota atau bandara, perlu perjalanan sekitar 2 sampai 2,5 jam jika lewat jalan darat.
Jalannya bisa berdebu dan menanjak, terutama 5 km terakhir menuju pantai. Tapi percayalah, effort itu terbayar saat kamu pertama kali melihat pasir pink dan laut tenang di depan mata!
Saat sampai, suasananya terasa syahdu. Pantainya relatif sepi, jauh dari keramaian wisata massal, sehingga terasa seperti pantai milik sendiri.
Laut tenang, ombak kecil, angin laut, dan pasir lembut membuat tempat ini ideal bagi kamu yang ingin melepaskan penat dan menikmati ketenangan alam.
Selain jalan-jalan di pasir dan santai di tepi pantai, kamu juga bisa snorkeling karena lautnya jernih dan dasar pantainya punya terumbu, kamu bisa menikmati dunia bawah laut.
Satu hal menarik yaitu, warna pantai ini bisa membuatmu meragukan apakah yang kamu lihat nyata.
Banyak pengunjung bilang setelah tiba, mereka merasa seperti melihat foto dengan filter. Tapi ini adalah alam, asli, tanpa edit.
Sensasinya bikin kamu bersyukur sudah naik motor atau mobil ke sana, walau jalannya sedikit menantang.
Kalau kamu mencari tempat untuk melepas penat, atau sekadar ingin melihat sesuatu yang langka, Pink Beach bisa jadi pilihan tepat.
Pasir pinknya, laut jernihnya, kesunyian dan alam di sekitarnya, semuanya berpadu jadi satu pengalaman yang sulit dilupakan.
Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin