RADARBANYUWANGI.ID - Wahana baru berupa Dermaga Marina di kawasan Grand Watudodol (GWD) akan segera bisa dinikmati wisatawan.
Proyek yang dimulai sejak tahun 2024 lalu itu kini nyaris tuntas. Tinggal menyelesaikan beberapa finishing dan pengangkatan sedimen.
Dermaga Marina GWD awalnya dibangun sebagai breakwater untuk menahan ombak agar tak membawa sedimen ke arah muara.
Setelah proyek berjalan, fungsinya pun semakin luas. Selain menahan ombak, Dermaga Marina juga difungsikan sebagai tempat berhentinya kapal-kapal wisata agar aman dari arus laut.
Ketua Pokdarwis Pesona Bahari GWD Abdul Aziz mengatakan, progres proyek tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.
Sesuai dengan timeline, proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun atau akhir bulan Desember.
"Update marina yang di GWD ini mungkin bulan depan harus selesai. Saat ini tinggal menuntaskan beberapa sedimen yang perlu dinaikkan,” ujarnya.
Saat ini kendaraan berat tengah berupaya mengangkat sedimen pasir yang masih ada di tengah Marina.
Untuk plengesengan, sudah selesai dibangun. Posisinya memanjang dari jembatan hingga tepi pantai.
Aziz menambahkan, keberadaan Marina nantinya akan menjadi tempat perlindungan kapal-kapal wisata, terutama saat cuaca buruk atau gelombang tinggi.
Jika seluruh sedimen terangkat, Aziz memperkirakan Dermaga Marina bisa digunakan untuk menampung hingga 70 kapal wisata.
“Ini sangat bermanfaat. Kapal-kapal yang biasanya terombang-ambing saat obat besar nanti bisa bersembunyi dengan aman. Aktivitas naik-turun tamu juga bisa lebih nyaman,” jelasnya.
Selain Dermaga Marina, ada salah satu bagian yang masih dikerjakan yaitu sekat pemisah antara kolam air tawar dan kolam air laut. Marina GWD dirancang memiliki dua jenis kolam tersebut.
“Yang belum selesai tinggal sekat air tawarnya. Nanti ada dua kolam, yang ujung itu air tawar, dan yang timur air laut. Kolam air tawar ini bisa dipakai untuk bilas, tempat pemandian, atau anak-anak berenang dan main ban,” kata Aziz.
Pria asal Wongsorejo itu menyebut Dermaga Marina tidak hanya menambah fasilitas wisata, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Karena kawasan yang dulunya menjadi tempat hidupnya nyamuk malaria, kini sudah bersih.
“Di samping perbaikan lingkungannya, nyamuk juga tidak ada. Marina ini bisa menjadi wahana baru yang menambah daya tarik GWD,” tandasnya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin