Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KRL Makin Diminati, Integrasi Antarmoda Dongkrak Mobilitas di Stasiun Duren Kalibata

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 25 November 2025 | 13:09 WIB
Stasiun Duren Kalibata mencatat hampir 10 juta pergerakan pengguna.
Stasiun Duren Kalibata mencatat hampir 10 juta pergerakan pengguna.

RADARBANYUWANGI.ID - Stasiun Duren Kalibata, yang berlokasi di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu simpul mobilitas utama di wilayah perkotaan padat aktivitas.

Berada di tengah kawasan hunian, pusat perkantoran, serta area komersial, stasiun ini menjadi rute vital bagi para pekerja, mahasiswa, dan masyarakat dari wilayah penyangga Jabodetabek.

Selama kurun waktu 1 Januari hingga 20 November 2025, Stasiun Duren Kalibata mencatat angka mobilitas yang impresif.

Data menunjukkan sebanyak 4.721.178 pengguna naik dan 4.930.401 pengguna turun, sehingga total pergerakan mendekati 10 juta pengguna.

Jika dirata-ratakan, terdapat sekitar 29.789 pergerakan setiap hari, menegaskan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel.

Kepercayaan Pengguna Meningkat Berkat Peningkatan Layanan

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa tingginya rata-rata pergerakan harian merupakan bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KRL.

“Rata-rata hampir 30 ribu pengguna per hari menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap KRL sebagai moda yang aman, andal, dan efisien. Kami bangga dapat memenuhi kebutuhan mobilitas warga, khususnya di Jakarta Selatan,” ujar Anne.

Peningkatan kualitas layanan yang dilakukan secara bertahap, termasuk penataan kawasan stasiun, dinilai berkontribusi besar terhadap pencapaian ini.

Integrasi Antarmoda sebagai Penggerak Efisiensi Mobilitas

Pertumbuhan mobilitas di Stasiun Duren Kalibata tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan integrasi antarmoda yang semakin baik.

Stasiun ini kini terhubung langsung dengan layanan TransJakarta, transportasi daring, serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang mengarah ke pusat perbelanjaan Kalibata City.

Integrasi tersebut mempermudah mobilitas harian masyarakat, terutama penghuni apartemen dan pekerja yang menjadikan KRL sebagai moda utama.

Kemudahan berpindah moda transportasi mendorong masyarakat untuk lebih mengandalkan angkutan umum.

Akses Utama ke Kawasan Bersejarah

Selain berfungsi sebagai simpul komuter, Stasiun Duren Kalibata memiliki peran tambahan yang cukup unik.

Stasiun ini menjadi titik akses utama menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, salah satu lokasi bersejarah yang sering dikunjungi masyarakat.

Untuk mendukung fungsi tersebut, KAI terus meningkatkan fasilitas stasiun, termasuk penyediaan fasilitas ramah disabilitas, penambahan mesin tiket otomatis, serta perbaikan jalur pedestrian.

Komitmen Mewujudkan Konektivitas Perkotaan yang Berkelanjutan

Anne menegaskan bahwa upaya peningkatan layanan sejalan dengan visi KAI dalam membangun konektivitas transportasi yang modern dan berkelanjutan.

KAI terus bekerja sama dengan pemangku kepentingan guna memperkuat integrasi antarmoda dan meningkatkan kualitas fasilitas publik.

“Stasiun Duren Kalibata kini menjadi pusat pergerakan yang dinamis. Bersama para pemangku kepentingan, KAI akan terus memperkuat integrasi antarmoda dan meningkatkan kualitas fasilitas publik agar kereta api tetap menjadi tulang punggung konektivitas di selatan Jakarta,” pungkas Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#jakarta selatan #stasiun duren kalibata #KAI #krl #Kereta Api