RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menghadirkan program promo menarik menjelang masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Melalui sejumlah Daerah Operasi (Daop), KAI memberikan potongan harga tiket hingga 30 persen khusus untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi non-subsidi.
Program ini digulirkan sebagai stimulus untuk meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi nasional di akhir tahun.
Program Diskon untuk Dorong Mobilitas Masyarakat
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa diskon tarif bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh akses transportasi yang efisien dan ramah lingkungan.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjadikan kereta api sebagai moda utama perjalanan jarak jauh selama libur Nataru.
Diskon berlaku untuk pembelian tiket pada 21 November 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan periode keberangkatan mulai 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026.
Tiket promo dapat diperoleh melalui seluruh kanal resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI dan situs pemesanan booking.kai.id.
Syarat dan Ketentuan Diskon
Program diskon 30 persen ini memiliki beberapa ketentuan, antara lain:
- Berlaku hanya untuk kelas ekonomi komersial.
- Tidak berlaku untuk tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan promo lain.
- Tiket promo tetap dapat dibatalkan dan dijadwalkan ulang sesuai aturan.
- Berlaku selama kuota tiket promo masih tersedia.
Selain itu, jadwal perjalanan dan ketersediaan tiket dapat dipantau langsung melalui aplikasi Access by KAI.
Daftar Kereta Api Ekonomi Non-Subsidi yang Mendapat Diskon
Sejumlah KA yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun yang memperoleh potongan harga meliputi:
- KA Bangunkarta
- KA Brantas
- KA Madiun Jaya
- KA Singasari
Sementara kereta yang melintasi Daop 7 Madiun dan turut mendapatkan diskon antara lain:
- KA Gaya Baru Malam Selatan
- KA Jayakarta
- KA Logawa
- KA Malabar
- KA Malioboro Ekspres
- KA Kertanegara
- KA Matarmaja
- KA Mutiara Selatan
- KA Pasundan
- KA Sancaka
- KA Wijayakusuma
- KA Ranggajati
Program ini diharapkan menjadi opsi menarik bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan selama libur panjang akhir tahun.
Tingginya Minat Penumpang di Daop 2 Bandung
Antusiasme masyarakat terhadap perjalanan kereta api telah terlihat sejak November 2025.
Manajer Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengungkapkan bahwa hingga 21 November, sebanyak 29.852 tiket perjalanan sudah terjual untuk periode libur Natal dan Tahun Baru.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Daop 2 Bandung menyiapkan total 230.076 kursi, terdiri dari kelas eksekutif, ekonomi, hingga luxury.
Kuota tersebut dibagi untuk 24 perjalanan KA yang beroperasi selama masa angkutan Nataru, terhitung 18 Desember 2025-4 Januari 2026.
Beberapa KA reguler yang disiagakan meliputi Turangga, Malabar, Lodaya, Mutiara Selatan, Harina, Pangandaran, dan Argo Wilis.
KAI Siapkan 7.982 Perjalanan untuk Nataru
Secara nasional, KAI menyiapkan 7.982 perjalanan kereta api, terdiri dari 7.038 perjalanan reguler dan 944 perjalanan tambahan.
Rata-rata terdapat 444 perjalanan per hari yang melayani rute di Jawa dan Sumatra.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat pada periode liburan memiliki dampak signifikan bagi sektor pariwisata dan kegiatan ekonomi lainnya.
Oleh karena itu, kesiapan sarana, prasarana, dan layanan publik menjadi prioritas perusahaan.
Penguatan Layanan Lewat CSM dan Kebersihan
Untuk menjaga kualitas layanan, KAI menurunkan 170 personel Customer Service Mobile (CSM) di 39 stasiun.
Mereka bertugas memberikan informasi perjalanan, membantu kelompok rentan, serta mengatur pergerakan penumpang saat terjadi kepadatan.
Dalam aspek kebersihan, KAI menyiagakan 145 petugas cleaning service stasiun, 198 petugas On Trip Cleaning (OTC), dan 147 petugas cuci kereta.
Langkah ini memastikan kebersihan fasilitas kereta dan stasiun tetap terjaga selama frekuensi perjalanan meningkat.
Editor : Lugas Rumpakaadi