RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan KA Joglosemarkerto sebagai salah satu perjalanan kereta komersial dengan volume pelanggan tertinggi sepanjang Januari–Oktober 2025.
Total pelanggan yang dilayani mencapai 1.108.088 orang, meningkat 23,25 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 899.033 pelanggan.
Pencapaian ini menegaskan posisi Joglosemarkerto sebagai moda transportasi unggulan untuk mobilitas regional di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
KA Joglosemarkerto memiliki konsep perjalanan memutar (loopline) dengan rute Solo – Yogyakarta – Purwokerto – Semarang – kembali ke Solo.
Pola perjalanan ini memungkinkan pelanggan berpindah antarkota dengan lebih fleksibel tanpa harus berganti moda transportasi lain.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa karakter rute loopline membuat pelanggan dapat mengakses banyak kota dalam satu kali perjalanan.
Menurutnya, efisiensi waktu dan kenyamanan layanan menjadi alasan utama meningkatnya minat masyarakat terhadap Joglosemarkerto.
Selain aspek mobilitas, lintasan KA Joglosemarkerto juga melewati berbagai kawasan dengan potensi wisata yang kuat. Beberapa di antaranya meliputi Kota Lama Semarang sebagai kawasan cagar budaya, pusat kuliner Tegal, Panorama Banyumas, serta Kawasan budaya Yogyakarta dan Solo.
Keberagaman destinasi tersebut memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan, khususnya bagi pelanggan yang ingin menjelajahi berbagai kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta dalam satu rangkaian perjalanan.
Daya tarik lain dari layanan ini adalah frekuensi perjalanan yang teratur sebanyak empat kali setiap hari.
Konektivitas yang konsisten menjadikan Joglosemarkerto pilihan yang relevan bagi berbagai segmen pengguna, mulai dari pekerja, pelajar, pelaku usaha, hingga wisatawan.
KAI juga melihat adanya peningkatan minat terhadap perjalanan berbasis wisata yang memanfaatkan jalur kereta api.
Joglosemarkerto menjadi contoh layanan yang mampu menghadirkan pengalaman perjalanan komprehensif, mulai dari mobilitas antarkota hingga kemudahan menjangkau titik wisata.
Anne menegaskan bahwa KAI berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan, termasuk aspek keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.
Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa Joglosemarkerto merupakan bukti bahwa layanan kereta api mampu menyediakan perjalanan efisien sekaligus memberi kesempatan bagi pelanggan untuk menjelajahi berbagai kota dalam satu rangkaian perjalanan.
Editor : Lugas Rumpakaadi