RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi memperkenalkan program Rail Tour Jawa Timur, sebuah inisiatif perjalanan wisata terintegrasi yang menghubungkan berbagai destinasi unggulan di wilayah setempat.
Program ini menjadi bentuk kolaborasi strategis antara KAI, pemerintah daerah, serta pelaku industri pariwisata untuk menghadirkan pengalaman berwisata yang nyaman, edukatif, dan penuh nilai budaya.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi masyarakat dalam menikmati perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api.
Menurutnya, sinergi ini tidak hanya menambah nilai pengalaman bagi wisatawan, tetapi juga memperkuat peran kereta api sebagai sarana transportasi yang mendukung perkembangan pariwisata berkelanjutan.
Melalui program ini, KAI Daop 7 Madiun menawarkan tujuh paket wisata menarik yang bisa dinikmati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara, antara lain:
- Paket Wisata Kota Pecel Madiun
- Paket Wisata Kota Angin Nganjuk
- Paket Wisata Kota Santri Jombang
- Paket Wisata Kota Tua Kediri
- Paket Wisata Kota Sejuta Pantai Tulungagung
- Paket Wisata Kota Bumi Bung Karno
Setiap paket dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda, mulai dari wisata kuliner, religi, budaya, hingga sejarah.
Pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai daya tarik lokal sambil menikmati kenyamanan perjalanan kereta api sebagai moda transportasi utama.
Zainul menegaskan bahwa jaringan perkeretaapian KAI siap menjadi penghubung utama bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi berbagai destinasi tersebut.
Dengan layanan yang terintegrasi, wisatawan dapat merasakan perjalanan yang lebih efisien sekaligus menyenangkan.
Program Rail Tour Jawa Timur merupakan hasil kerja sama antara KAI dan 12 pemerintah daerah di Jawa Timur melalui Dinas Pariwisata serta Dinas Komunikasi dan Informatika.
Kolaborasi ini ditujukan untuk memanfaatkan jaringan kereta api sebagai tulang punggung pengembangan wisata yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain menawarkan paket perjalanan yang terkoordinasi, program ini juga menjadi strategi promosi wisata yang mampu memperkuat konektivitas antardaerah.
Dengan demikian, wisatawan dapat menjelajah berbagai kota hanya dengan satu rangkaian perjalanan yang nyaman dan fleksibel.
Editor : Lugas Rumpakaadi