RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengebut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Lokasinya di Pantai Ancol Plengsengan, Kelurahan Lateng, Banyuwangi. Proyek ini mendapatkan kucuran anggaran pemerintah senilai Rp 10,4 miliar.
Pembangunan KNMP ini merupakan bagian dari program prioritas nasional yang menargetkan pembangunan 1.100 KNMP di seluruh Indonesia dalam lima tahun ke depan.
Berbeda dengan daerah lain yang menitikberatkan pada aktivitas penangkapan ikan, KNMP di Banyuwangi dirancang menonjolkan sentra kuliner pesisir yang mengangkat potensi wisata dan olahan hasil laut khas daerah.
Pelaksana proyek KNMP Banyuwangi Rendra Kurnia mengatakan, pengerjaan KNMP dimulai sejak akhir September lalu.
Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Namun, bila terdapat kendala teknis di lapangan, pihaknya akan mengajukan perpanjangan waktu hingga 90 hari.
“Proyek KNMP di Banyuwangi memang difokuskan pada pengembangan sentra kuliner sesuai arahan pemkab, karena citra Banyuwangi sudah kuat sebagai daerah wisata,” ujarnya.
Rendra menjelaskan, kawasan KNMP nantinya akan dilengkapi 20 kios yang dibagi menjadi lima blok, masing-masing berisi empat kios.
“Selain sentra kuliner, di area tersebut juga akan dibangun kios nelayan, balai nelayan, pabrik es, hingga koperasi KNMP yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” katanya.
Kepala Dinas Perikanan (Disperikan) Banyuwangi, Suryono Bintang menambahkan, konsep KNMP di Banyuwangi didesain untuk memanfaatkan potensi kelompok pengolahan dan pemasaran hasil perikanan (Poklasar) yang sudah ada sebelumnya.
“KNMP ini tidak hanya meningkatkan infrastruktur pesisir, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat nelayan,” ujar Suryono.
Ia menegaskan, tujuan utama pembangunan KNMP adalah memberdayakan masyarakat pesisir, baik nelayan maupun pelaku usaha pengolahan ikan, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
“Diharapkan kawasan pesisir tidak hanya menjadi tempat aktivitas nelayan, tetapi juga pusat ekonomi kreatif dan wisata kuliner yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal,” pungkasnya.
Terkait proyek KNMP, sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau lokasi tersebut pada 30 Maret 2024.
Trenggono menjelaskan, hasil produksi tangkapan ikan KNMP akan mendukung kebutuhan untuk sentra kuliner dan fish market di daerah Kampung Mandar.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik dan berterima kasih kepada KKP atas pembangunan KNMP di Banyuwangi.
Menurut Ipuk, dengan dibangunnya kawasan ini tidak hanya menjadi wajah baru destinasi di Banyuwangi, namun yang paling utama adalah meningkatnya kesejahteraan nelayan setempat.
"KNMP akan jadi bagian penting di kampung nelayan, dengan menjadi tempat yang lebih ikonik dan tersinergi dengan pariwisata. Fasilitas untuk kebutuhan kerja nelayan juga dilengkapi, seperti bengkel dan tempat pendaratan ikan yang lebih baik," kata Ipuk kala itu. (cw36/aif)
Editor : Ali Sodiqin