Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Watu Gedhek Banyuwangi Tinggal Kenangan, Kini Gerbang Raung Jadi Primadona Baru Wisata Desa Jambewangi

Salis Ali Muhyidin • Senin, 10 November 2025 | 12:00 WIB
DIBIARKAN MANGKRAK: Kondisi wisata Watu Gedhek yang berlokasi di Dusun Parastembok, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, terawat pada Sabtu (8/11)
DIBIARKAN MANGKRAK: Kondisi wisata Watu Gedhek yang berlokasi di Dusun Parastembok, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, terawat pada Sabtu (8/11)

RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, mengurungkan niat untuk menghidupkan kembali wisata Watu Gedhek yang berlokasi di Dusun Parastembok.

Destinasi wisata alam yang dibuka pada 2016 dan sempat menjadi jujukan favorit wisatawan tersebut belakangan dibiarkan mangkrak.

Tempat wisata yang dahulu tidak pernah sepi pengunjung tersebut sempat ingin dihidupkan kembali pada tahun ini. Namun, rencana itu urung direalisasikan.

Kepala Desa Jambewangi Masykur mengatakan, “petaka” pengelolaan Watu Gedek bermula pada 2020. Saat itu Covid-19 mulai menyebar di Banyuwangi.

Pengunjung yang mulanya ramai di tempat wisata yang berjarak sekitar lima kilometer dari Stasiun Kalisetail, Desa/Kecamatan Sempu, itu terus menyusut hingga akhirnya tidak ada yang datang sama sekali.

“Setelah sepi dan dibiarkan mangkrak fasilitas-fasilitasnya rusak parah, butuh modal jika mau dihidupkan kembali,” ungkapnya.

Saat ini lokasi wisata di kawasan hutan yang dikelola Perhutani KPH Banyuwangi Barat tersebut dipenuhi dengan semak belukar.

Sejumlah bangunan warung dari bambu dan tripleks serta fasilitas penunjang seperti musala dan toilet tampak kotor dan dipenuhi tumbuhan liar karena tidak terurus. “Makanya kami putuskan untuk tidak lagi digarap,” katanya.

Keputusan tersebut, lanjut dia, juga dipengaruhi dengan munculnya beberapa spot wisata baru di Desa Jambewangi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Gerbang Raung.

“Apalagi sekarang ada Gerbang Raung, lokasinya berdekatan dengan Watu Gedhek, jadi biarkan sudah, kita garap spot wisata lainnya,” ucapnya.

Wisata Gerbang Raung yang lokasinya tak sampai satu kilometer dari Watu Gedhek, belakangan jadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan.

“Komitmen kami sejak awal memang memaksimalkan potensi wisata desa. Tapi untuk Watu Gedhek tampaknya tidak bisa diangkat, kalah dengan Gerbang Raung," tandasnya.

Meski begitu ia berkomitmen untuk membersihkan bekas sarana-prasarana wisata di kawasan Watu Gedhek lantaran rawan digunakan untuk kegiatan negatif.

"Bekas-bekas warung akan segera dibersihkan biar tidak jadi tempat mesum atau sebagainya," pungkasnya. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#gerbang raung #Jambewangi #banyuwangi #watu gedhek