Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Fenomena Blue Fire Ijen Meredup! Wisatawan Kecewa, PT Candi Ngrimbi Ungkap Penyebab Sebenarnya

Ali Sodiqin • Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:30 WIB
SEKARANG MEREDUP: Wisatawan melihat dari dekat api biru (blue fire). Pengunjung harus berhati-hati, salah melangkah bisa terperosok ke kawah.
SEKARANG MEREDUP: Wisatawan melihat dari dekat api biru (blue fire). Pengunjung harus berhati-hati, salah melangkah bisa terperosok ke kawah.

RADARBANYUWANGI.ID – Fenomena alam blue fire di Kawah Ijen yang selama ini menjadi daya tarik wisata dunia, kini tengah meredup.

Cahaya biru yang biasanya menyala terang di lereng kawah tampak kecil, bahkan nyaris padam. Kondisi ini membuat banyak wisatawan dan pemandu wisata kecewa, karena blue fire menjadi ikon utama Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Dalam beberapa hari terakhir, fenomena ini ramai diperbincangkan di kalangan wisatawan dan pemandu setempat. Salah satunya Billy Jo Nugroho, pemandu wisata yang rutin mendampingi turis ke Ijen.

“Saya turun ke blue fire pada Sabtu (25/10), waktu itu apinya masih besar. Tapi mulai Minggu (26/10) apinya mulai padam,” ujarnya, Selasa (28/10).

Billy menyebut, kondisi ini bertepatan dengan low season, sehingga jumlah pengunjung pun menurun drastis.

“Kemarin saya bawa wisatawan asing, tapi blue fire-nya sama sekali tidak tampak. Mereka sempat kecewa karena itu alasan utama mereka datang ke Ijen,” imbuhnya.

PT Candi Ngrimbi Beberkan Penyebab Redupnya Api Biru

Menanggapi kabar tersebut, pihak PT Candi Ngrimbi, pengelola aktivitas penambangan belerang di Kawah Ijen, memastikan bahwa peredupan blue fire disebabkan oleh perawatan dan perbaikan di area dapur belerang.

“Saat ini sedang dilakukan perbaikan pada jalur pipa penyalur cairan belerang. Dalam beberapa bulan terakhir, produksi belerang menurun cukup drastis,” ujar salah satu staf PT Candi Ngrimbi.

Dari total 90 pipa penyalur, hanya 75 yang masih aktif dan 40 yang berfungsi normal. Kondisi itu membuat keluaran gas serta proses pembakaran belerang — yang menghasilkan cahaya biru — berkurang signifikan.

“Perbaikan ini butuh waktu cukup lama. Kami mohon kesabarannya, belum bisa dipastikan kapan blue fire akan kembali normal,” tambah staf tersebut.

Pihak TWA Pastikan Tidak Ada Perubahan Biaya Wisata

Kepala Resort TWA Kawah Ijen, Sigit Hari Wibowo, membenarkan fenomena redupnya blue fire.

“Baru Senin (27/10) apinya terlihat kecil. Saya juga dapat laporan dari teman-teman pemandu yang turun ke kawah,” ujarnya.

Meski begitu, pihak TWA memastikan tidak ada perubahan tarif maupun kebijakan bagi wisatawan.

“Untuk penyebab teknisnya, itu ranah pihak vulkanologi dan PT Candi Ngrimbi. Kami hanya memastikan wisata tetap berjalan seperti biasa,” kata Sigit.

Meski fenomena blue fire Kawah Ijen sementara meredup, pengelola berharap wisatawan tetap berkunjung untuk menikmati panorama alam Ijen lainnya — mulai dari sunrise di puncak gunung hingga kawah belerang yang menakjubkan.

“Blue fire akan kembali. Kami harap wisatawan tetap datang karena Ijen selalu punya pesona, kapan pun,” ujar salah satu pemandu penuh optimisme. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#wisatawan kecewa #Blue Fire Ijen Meredup #Blue Fire Menghilang #kawah ijen #Banyuwangi 2