RADARBANYUWANGI.ID - Satu lagi destinasi wisata baru muncul di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.
Meski belum tersentuh banyak polesan, lokasi yang menyuguhkan panorama kebun pinus dan aliran sungai jernih itu sudah ramai dikunjungi wisatawan.
Tempat wisata tersebut dikenal dengan nama Dam Payung, yang berjarak sekitar 500 meter sebelum Bumi Perkemahan Nawa Lintang, tepatnya di Dusun Parastembok, Desa Jambewangi.
“Tempatnya bagus, cocok untuk bersantai dan piknik,” ujar Vebrian (25), pengunjung asal Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore.
Vebrian mengatakan, Dam Payung menyuguhkan suasana hutan pinus yang sejuk dan alami, berada di tepi Bendungan Sungai Kalisetail.
“Pemandangannya masih alami, kalau digarap serius bisa jadi destinasi wisata alam yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia mengaku sering datang ke lokasi tersebut. Setiap hari selalu ada warga yang datang untuk bersantai atau berwisata bersama keluarga.
“Sayangnya belum ada perhatian dari pihak terkait, padahal pengunjungnya sudah lumayan ramai,” tambahnya.
Menariknya, lokasi wisata ini belum dipungut biaya masuk dan dinilai potensial untuk dikembangkan menjadi tempat arung jeram.
“Arus sungainya cukup deras, sangat cocok untuk olahraga arung jeram,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jambewangi Maskur mengaku akan segera memperhatikan dan menata potensi wisata alam tersebut.
“Dam Payung itu memang belum sempat digarap, tapi nanti akan kami poles,” ujarnya.
Pihak pemerintah desa juga berencana menggandeng Perhutani untuk mengelola potensi wisata di wilayahnya.
“Semua potensi wisata di Desa Jambewangi akan kami maksimalkan agar bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkas Maskur kepada Jawa Pos Radar Genteng.
Editor : Agung Sedana