Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Keindahan Langka di Ujung Pacitan: Saat Air Terjun dan Laut Bertemu Indah di Pantai Banyu Tibo

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 12 Oktober 2025 | 18:30 WIB

Pantai Banyu Tibo
Pantai Banyu Tibo

RADARBANYUWANGI.ID - Suka wisata alam yang beda dari yang lain? Pantai Banyu Tibo di Pacitan wajib masuk daftar kunjunganmu.

Pantai ini punya keunikan yang jarang ditemui di tempat lain, seperti adanya air terjun kecil yang langsung jatuh ke laut.

Nama “Banyu Tibo” sendiri diambil dari bahasa Jawa yang berarti “air yang jatuh,” dan pas banget menggambarkan pemandangan di sana.

Suara deburan ombak bercampur dengan gemericik air terjun bikin suasana makin menenangkan dan alami.

Pantai Banyu Tibo terletak di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Lokasinya sedikit tersembunyi di antara tebing-tebing karang khas daerah selatan Pulau Jawa, jadi nuansanya terasa tenang dan masih alami sekali.

Walau tidak terlalu luas, justru itu yang membuatnya terasa eksklusif dan damai, jauh dari hiruk pikuk wisata ramai.

Saat air laut surut, kamu bisa bermain pasir atau menikmati guyuran air terjun dari dekat. Tapi kalau pasang, ombak bisa sampai menutupi bibir pantai, jadi waktunya harus pas.

Yang paling menarik tentu saja kombinasi antara laut dan air terjun yang jatuh dari atas tebing.

Pemandangan ini langka sekali, karena dua elemen alam yang biasanya terpisah bisa kamu nikmati di satu tempat.

Selain menikmati pemandangan, kamu juga bisa duduk santai, foto-foto, atau sekadar main air di bawah guyuran air terjun.

Tapi tetap hati-hati ya, karena batu-batu di sekitar cukup licin kalau basah.

Pantai ini memang kecil, mungkin hanya sekitar 40–50 meter lebarnya, dan diapit oleh tebing tinggi.

Karena itu, tempat ini lebih cocok buat wisata tenang dan menikmati alam daripada kegiatan ramai seperti bermain bola atau voli pantai.

Suara ombak dan air terjun yang berpadu benar-benar membuat suasana damai, cocok untuk healing tipis-tipis.

Untuk urusan tiket, kamu tak perlu khawatir. Biayanya cukup terjangkau, sekitar Rp 5.000–8.000 per orang, ditambah biaya parkir sekitar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Di sekitar pantai juga sudah ada warung sederhana yang jual makanan ringan dan minuman, jadi kamu gak bakal kelaparan.

Fasilitasnya memang masih sederhana, tapi cukup untuk menikmati waktu santai seharian.

Cara menuju ke sana juga cukup mudah. Dari pusat Kota Pacitan, kamu bisa ambil arah ke Kecamatan Donorojo lewat jalan menuju Goa Gong.

Setelah melewati Goa Gong dan menuju ke arah Pantai Klayar, kamu akan menemukan petunjuk arah menuju Pantai Banyu Tibo.

Dari situ, tinggal ikuti jalan desa yang agak sempit dan menurun hingga sampai di area parkir.

Jalannya sudah beraspal, tapi cukup berliku dan sedikit curam, jadi tetap hati-hati ya, apalagi kalau pakai motor.

Kalau kamu datang dari arah Solo atau Jawa Tengah, bisa ambil rute lewat Paranggupito menuju Kalak, lalu lanjut ke Desa Widoro.

Banyak wisatawan juga memilih lewat jalur Goa Gong karena sekalian bisa mampir ke destinasi itu dulu.

Kalau kamu kesulitan di jalan terakhir menuju pantai, ada ojek lokal yang siap mengantar sampai lokasi dengan tarif terjangkau. Mereka juga ramah dan tahu kondisi medan dengan baik.

Tips terakhir: datanglah saat pagi atau sore hari biar nggak terlalu panas dan pemandangannya makin cantik. Pastikan kendaraanmu dalam kondisi baik karena jalurnya lumayan naik-turun.

Jangan lupa bawa baju ganti dan kamera, kamu pasti ingin mengabadikan momen langka air terjun yang jatuh langsung ke laut ini.

Pantai Banyu Tibo benar-benar surga kecil di Pacitan yang cocok buat kamu yang mencari ketenangan dan keindahan alami.


Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi

Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#wisata #pantai banyu tibo #pantai #pacitan