Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Goa Jatijajar Kebumen: Tempat Wisata Indah yang Ternyata Simpan Jejak Laut Purba dan Legenda Mistis

Ali Sodiqin • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 16:00 WIB

Menelusuri Goa Jatijajar yaitu goa stalaktit dan stalagmit di Kebumen.
Menelusuri Goa Jatijajar yaitu goa stalaktit dan stalagmit di Kebumen.

RADARBANYUWANGI.ID - Tak banyak yang tahu, destinasi wisata populer Goa Jatijajar di Kebumen ternyata berawal dari kisah sederhana yang cukup mengejutkan.

Tahun 1802, seorang petani bernama Jayamenawi sedang mencari rumput, tak sengaja ia jatuh ke sebuah lubang misterius.

Siapa sangka, lubang itu adalah ventilasi alami Goa Jatijajar yang kini jadi ikon wisata Jawa Tengah.

Baca Juga: CPNS 2026 Disebut Bakal Dibuka, Kuota Jumbo Siap Jadi Rebutan! Kepala BKN Zudan Arif Bilang Begini

Awalnya goa masih tertutup tanah dan vegetasi. Namun, setelah kabar penemuan menyebar, pemerintah daerah kala itu turun tangan, termasuk Bupati Ambal yang ikut memeriksa lokasi.

Dari sinilah nama “Jatijajar” lahir, karena ada dua pohon jati yang tumbuh sejajar di mulut goa.

Dari Goa Gelap ke Destinasi Wisata Modern

Meski ditemukan sejak 1802, Goa Jatijajar baru resmi dikembangkan sebagai tempat wisata pada 1975.

Baca Juga: BREAKING! Rapel Gaji Pensiunan PNS 2025 Cair November, Besarannya Bikin Kaget!

Di era Gubernur Jawa Tengah Suparjo Rustam, fasilitas mulai dibangun:

Sejak itu, Goa Jatijajar menjelma jadi ikon wisata Kebumen yang memadukan petualangan, legenda, dan edukasi geologi.

Keindahan & Misteri Goa Jatijajar

Goa ini memiliki lorong utama sepanjang 250 meter dengan lebar 15–25 meter, cukup aman untuk wisatawan awam tapi tetap menantang.

Di dalamnya ada stalaktit, stalagmit, dan empat sendang (mata air) yang dipercaya punya makna mistis.

Baca Juga: Kapan Puasa Ramadan 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap Ramadan 1447 H

Selain itu, ada 32 patung dalam 8 diorama yang menggambarkan kisah legenda Raden Kamandaka alias Lutung Kasarung.

Unsur budaya inilah yang membuat Goa Jatijajar bukan sekadar wisata alam, melainkan juga wisata sejarah dan spiritual.

Jejak Geologi Laut Purba

Secara ilmiah, Goa Jatijajar terbentuk dari batuan kapur Miosen Tengah.

Fosil-fosil laut seperti Lepidocyclina sumatrensis dan Cycloclypeus annulatus ditemukan di dalamnya, membuktikan kawasan ini dulu adalah laut dangkal sedalam 60 meter.

Baca Juga: Bjorka Kembali Beraksi Setelah Penangkapan WFT, Siapa Sosok Aslinya?

Lokasi Goa Jatijajar

Kesimpulan

Goa Jatijajar adalah lebih dari sekadar gua kapur.

Ia adalah saksi sejarah yang menghubungkan kisah rakyat, geologi, dan pariwisata modern.

Mengunjunginya bukan hanya berjalan di lorong batu, melainkan menyelami perjalanan panjang antara manusia, alam, dan legenda. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Goa Jatijajar Kebumen #Goa wisata Jawa Tengah #Wisata Kebumen #Legenda Lutung Kasarung Goa Jatijajar #Sejarah Goa Jatijajar