RADARBANYUWANGI.ID - Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen kembali diserbu wisatawan pada akhir pekan.
Pada Sabtu (4/10) setelah libur sehari pada Jumat (3/10), 1.064 lembar tiket pendakian ke destinasi andalan Banyuwangi itu ludes terjual. Pengunjung berasal dari wisatawan lokal maupun mancanegara.
Jumlah tersebut mencapai hampir 50 persen lebih dari kapasitas maksimal 2.000 tiket per hari.
Kepadatan kendaraan mulai terlihat sejak dini hari. Area parkir Paltuding, pintu masuk utama menuju TWA Kawah Ijen, dipenuhi oleh mobil dan sepeda motor milik para pendaki yang ingin menyaksikan fenomena alam blue fire.
Kepadatan terjadi sejak pendakian dibuka pukul 01.00 dini hari. Pada jam-jam tersebut, para wisatawan bergegas naik agar tiba di puncak sebelum matahari terbit serta menunggu momen maupun munculnya blue fire.
Kepala Resort TWA Kawah Ijen Sigit Hari Wibowo mengatakan, lonjakan wisatawan baik dalam maupun luar negeri di ijen sendiri selalu terjadi setiap akhir pekan mauapun ketika liburan panjang tiba.
“Ijen selalu dipenuhi wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, terutama saat akhir pekan maupun libur panjang,” ujarnya.
Sigit menambahkan, ramainya pendakian pada Sabtu (4/10) juga dipengaruhi oleh penutupan sementara Ijen karena ada kegiatan rijig-rijig sehari sebelumnya, yakni Jumat (3/10).
“Ijen ramai karena sehari sebelumnya Kawah Ijen ditutup untuk kegiatan Ijen Rijig. Total wisatawan yang datang ke Kawah Ijen kemarin sebanyak 889 orang, dengan 1.064 tiket yang habis terjual,” jelasnya.
Sigit berharap, dengan pengelolaan tiket yang terpusat secara daring dan pengawasan ketat di jalur pendakian, kunjungan wisatawan tetap berjalan aman dan tertib tanpa mengganggu kelestarian alam Ijen yang telah masuk dalam UNESCO.
Rijig Ijen merupakan kegiatan rutinan setiap bulan pada Minggu pertama pada hari Jumat untuk membersihkan Ijen agar terjaga ekosistem alamnya.
Misbah, salah satu pemandu wisata di TWA Kawah Ijen mengatakan, ramainya pengunjung sudah menjadi hal biasa setiap akhir pekan serti kemarin (4/10)
“Setiap Sabtu dan Minggu selalu ramai. Banyak wisatawan datang untuk melihat blue fire dan menikmati panorama kawah saat matahari terbit,” ungkapnya. (cw6-M Ksatria Raya/aif)
Editor : Ali Sodiqin