Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Golden Sunrise di Bukit Sikunir: Pesona Terindah dari Negeri di Atas Awan

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 5 Oktober 2025 | 23:30 WIB
Bukit Sikunir
Bukit Sikunir

RADARBANYUWANGI.ID - Saat berwisata di Dieng, nama Bukit Sikunir wajib masuk daftar kunjung. Bukit yang berada di Desa Sembungan, Wonosobo, ini dikenal sebagai tempat terbaik untuk menikmati sunrise. Dengan ketinggian sekitar 2.300 mdpl, udara sejuk, dan suasana pegunungan yang asri, wajar kalau Bukit Sikunir selalu ramai didatangi wisatawan dari berbagai daerah.

Daya tarik utamanya tentu fenomena Golden Sunrise yang bikin banyak orang rela bangun dini hari. Bayangkan, matahari perlahan muncul dari balik kabut, warnanya jingga keemasan, lalu siluet gunung-gunung menjulang jadi latar belakang. Gunung Sindoro, Sumbing, Slamet, Merapi, sampai Merbabu terlihat jelas dari puncak bukit. Momen ini membuat banyak fotografer jatuh cinta dan menyebutnya sunrise terindah di Asia Tenggara.

Tapi, pesona Sikunir tak hanya di pagi hari. Saat kabut tipis menyelimuti, pemandangan sekitar jadi seperti negeri di atas awan. Suasana sunyi, udara dingin yang menusuk, dan angin sepoi-sepoi bikin siapa pun betah berlama-lama di atas. Banyak orang yang bilang kalau duduk diam di puncak sambil menatap lembah bisa bikin hati tenang.

Untuk menuju ke sana, aksesnya relatif gampang. Dari pusat Dieng ke Desa Sembungan bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi, jalannya udah cukup bagus. Nah, dari area parkir, jalur pendakian sekitar 30–45 menit saja. Trek-nya tak begitu ekstrem, ada anak tangga dan pegangan, jadi cocok buat semua kalangan, bahkan yang baru pertama kali mendaki. 

Kalau ingin dapat spot terbaik, biasanya orang berangkat mendaki jam 3 atau 4 pagi. Lampu senter atau headlamp penting banget karena masih gelap. Jangan lupa bawa jaket tebal, sarung tangan, dan kupluk, soalnya suhu bisa di bawah 10 derajat. Buat yang datang di akhir pekan, sebaiknya lebih awal, karena puncak Sikunir bisa penuh sama pemburu sunrise.

Selain sunrise, ada juga Telaga Cebong yang lokasinya pas di kaki Bukit Sikunir. Banyak wisatawan pilih nge-camp di sekitar telaga biar bisa langsung jalan ke bukit sebelum fajar. Suasananya tenang, langit malamnya penuh bintang, lalu pagi-pagi bisa lanjut menikmati sunrise. Jadi sekali trip bisa dapat dua pengalaman seru sekaligus.

Untuk tiket masuk, harganya sangat ramah di kantong. Wisatawan lokal cukup bayar sekitar Rp15.000 per orang, parkir motor Rp5.000, mobil Rp10.000. Kalau dibandingkan sama pengalaman melihat sunrise keren, rasanya harga segitu murah banget. Bahkan banyak wisatawan luar negeri yang sengaja datang hanya untuk merasakan atmosfer puncak Sikunir. 

Dengan keindahan sunrise, udara pegunungan yang segar, dan jalur pendakian yang ramah untuk semua orang, Bukit Sikunir memang layak disebut surga kecil di Dieng. Buat kamu yang suka petualangan ringan atau sekadar ingin kabur dari penatnya kota, Sikunir bisa jadi pilihan pas. Sekali berkunjung, rasanya pasti ingin balik lagi!


Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi

Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#dieng #golden sunrise #jawa tengah #Bukit Sikunir