Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jurang Senggani Tulungagung: Spot Camping & Air Terjun Instagramable untuk Healing Alam

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 5 Oktober 2025 | 22:30 WIB
Jurang Senggani
Jurang Senggani

RADARBANYUWANGI.ID - Jurang Senggani di Tulungagung belakangan makin hits sebagai tempat wisata alam yang cocok buat melepas penat.

Lokasinya ada di Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, dan sering disebut juga sebagai Bumi Perkemahan Jurang Senggani karena memang jadi spot favorit buat camping.

Suasananya adem banget, jauh dari kebisingan kota, dan benar-benar pas untuk yang butuh healing.

Kalau datang ke sini, yang paling mencuri perhatian tentu saja air terjunnya. Air yang jatuh dari tebing tinggi dengan debit cukup deras bikin suasana makin syahdu.

Di bawahnya ada kolam kecil yang aman buat main air, jadi cocok juga kalau bawa keluarga atau anak-anak. Apalagi airnya jernih dan dingin, rasanya segar sekali.

Lingkungan sekitar Jurang Senggani dipenuhi pohon pinus yang menjulang tinggi. Jalan setapak yang dikelilingi hutan bikin pengalaman ke sini jadi mirip trekking kecil.

Oh iya, nama “Senggani” sendiri berasal dari tanaman semak berbunga ungu yang tumbuh liar di kawasan ini. Jadi bukan sekadar nama yang keren, tapi ada makna lokalnya juga.

Soal luas area, ada sedikit perbedaan info. Ada yang bilang sekitar 6,2 hektar, ada juga yang menyebut sampai 30 hektar.

Intinya, cukup lega buat camping, bikin api unggun, atau sekadar gelar tikar sambil santai. Karena luasnya, jangan heran kalau sering dipakai untuk kegiatan pramuka, komunitas, atau acara gathering. 

Biar gak cuma duduk-duduk, pengelola juga menyiapkan beberapa wahana outbound. Ada flying fox sepanjang 100 meter, jembatan gantung, sampai spot foto di gardu pandang.

Tarif flying fox-nya juga ramah di kantong, sekitar Rp 15 ribu sekali main. Selain itu ada musala, toilet, sama warung-warung kecil buat isi perut setelah lelah main.

Buat yang baru pertama kali ke sini, akses jalannya lumayan menantang tapi seru. Rute paling gampang bisa lewat arah Kediri atau Blitar menuju Sendang.

Jalanan ke atas memang sedikit menanjak dan sempit, tapi sudah banyak perbaikan dibanding dulu yang pernah kena longsor. Jadi kalau pakai motor atau mobil, pastikan kendaraan fit ya!

Jam buka biasanya mulai pagi sampai sore, sekitar jam 08.00 – 17.00 WIB. Tapi kalau niat camping, kamu bisa datang lebih awal atau bahkan bermalam di area perkemahan.

Tiket masuknya juga murah banget, sekitar Rp 10 ribu per orang. Kalau dihitung, liburan ke sini jelas hemat tapi tetap seru.

Sebagai salah satu wisata unggulan Desa Nglurup, Jurang Senggani bukan cuma tempat rekreasi, tapi juga bagian dari pengembangan ekowisata Tulungagung. Letaknya nggak terlalu jauh dari pusat kota, sekitar 30 km, jadi bisa banget dijadikan tujuan liburan singkat di akhir pekan.

Kalau kamu suka suasana alam, hutan pinus, suara air terjun, dan udara pegunungan yang sejuk, Jurang Senggani ini jelas layak banget masuk daftar perjalananmu.


Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi

Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#Jurang Senggani #tulungagung #wisata