RADARBANYUWANGI.ID - Di Kabupaten Jember, Jawa Timur, ada sebuah surga tersembunyi yang membuat siapa saja betah berlama-lama, namanya Air Terjun Tancak.
Lokasinya berada di Desa Suci, Kecamatan Panti, tepat di kaki Gunung Argopuro. Suasana di sekitar sini benar-benar sejuk karena berada di ketinggian sekitar 900 mdpl.
Dari pusat kota Jember, perjalanan menuju lokasi bisa ditempuh sekitar satu jam dengan motor atau mobil, lalu dilanjutkan trekking seru melewati hutan dan perkebunan kopi.
Air Terjun Tancak sendiri sudah mulai populer sejak sekitar tahun 2017. Menariknya, pembukaan wisata ini tidak hanya untuk pariwisata, tapi juga sebagai upaya menanggulangi banjir bandang yang pernah melanda Desa Suci pada tahun 2006. Nama “Tancak” diambil dari kawasan pegunungan yang jadi sumber airnya. Jadi selain indah, tempat ini juga punya nilai sejarah dan cerita tersendiri.
Keistimewaan air terjun ini ada pada ketinggiannya yang mencapai sekitar 82 meter, menjadikannya salah satu air terjun tertinggi di Jember.
Debit airnya pun cukup deras, sekitar 150 meter kubik per detik, bikin suara gemuruhnya terdengar menenangkan sekaligus menggetarkan. Ditambah lagi dengan suhu udara yang sejuk, berkisar 18–25 °C, bikin betah duduk santai sambil menikmati keindahan alam.
Perjalanan menuju air terjun memang cukup menantang. Dari area parkir, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 2–3 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Jalurnya berbatu, licin, dan ada beberapa tanjakan curam.
Kalau pas musim hujan, jalurnya makin susah karena licin, bahkan kadang ada lintah yang menempel di sepanjang jalan. Meski begitu, semua lelah bakal terbayar saat sampai di lokasi karena pemandangan air terjun yang tinggi dan megah langsung menyambut.
Harga tiket masuknya juga ramah di kantong. Cukup dengan Rp 3.000 per orang, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan Air Terjun Tancak. Untuk parkir motor sekitar Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.
Meski buka 24 jam, lebih baik datang di siang hari agar perjalanan trekking lebih aman. Di sekitar lokasi juga ada fasilitas sederhana seperti warung, toilet, mushola, dan area parkir.
Selain keindahannya, kawasan Air Terjun Tancak juga punya kekayaan ekologi. Menurut penelitian, ada 29 spesies tumbuhan air yang tumbuh di sini, mulai dari keluarga Araceae hingga Oxalidaceae.
Sungai-sungai kecil yang mengalir juga jadi habitat ikan dan serangga air. Jadi, tempat ini bukan hanya indah untuk difoto, tapi juga penting untuk dilestarikan.
Namun, ada juga beberapa tantangan yang harus dihadapi. Jalurnya yang cukup ekstrem kadang membuat wisatawan kesulitan, apalagi saat musim hujan. Selain itu, masalah sampah dari pengunjung juga bisa merusak keindahan.
Karena itu, perlu kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan keasrian alam. Pemerintah daerah dan pengelola juga diharapkan bisa terus meningkatkan fasilitas tanpa merusak keindahan alami air terjun ini.
PAir Terjun Tancak adalah destinasi wisata yang pas buat kamu yang suka petualangan dan ketenangan. Trekking seru, udara sejuk, suara gemuruh air yang menenangkan, dan pemandangan alam yang masih asri, semua bisa kamu temukan di sini. Kalau ke Jember, sayang banget rasanya kalau nggak mampir ke air terjun ini.
Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin