RADARBANYUWANGI.ID – Kembalinya rute penerbangan reguler Wings Air Banyuwangi–Surabaya disambut penuh optimisme oleh kalangan pengusaha lokal.
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banyuwangi, Dede Abdul Ghany, menyebut rute ini bukan hanya soal transportasi, melainkan simbol semangat baru untuk mendorong perekonomian daerah.
“Semangat baru dan hal yang positif bagi Banyuwangi, mudah-mudahan memberi manfaat yang lebih baik. Karena dukungan akses ini bukan hanya untuk transportasi udara, tapi juga untuk memberi support pada perekonomian di Banyuwangi,” ujarnya.
Menurut Dede, jalur udara yang lebih ringkas akan membuka ruang lebih luas bagi para pelaku usaha.
Terutama dalam mobilitas bisnis ke Surabaya yang selama ini dikenal sebagai pusat ekonomi Jawa Timur.
Dengan waktu tempuh hanya sekitar 45 menit, para pengusaha dapat memangkas banyak waktu dan biaya dibandingkan perjalanan darat yang bisa memakan waktu 7–8 jam.
“Keberadaan rute ini tentu akan memudahkan mobilitas pengusaha dan investor. Surabaya adalah hub utama di Jawa Timur, sehingga koneksi langsung dari Banyuwangi sangat strategis,” tambahnya.
Selain efisiensi perjalanan, rute ini dinilai mampu menciptakan multiplier effect.
Dunia usaha bisa lebih cepat mengakses bahan baku, bertemu mitra bisnis, hingga menjajaki peluang ekspor melalui Pelabuhan Tanjung Perak dan Bandara Juanda di Surabaya.
Kondisi ini diyakini akan memperkuat daya saing Banyuwangi di mata investor.
Dede juga menekankan, sektor pariwisata menjadi salah satu yang paling diuntungkan.
“Wisatawan yang datang ke Banyuwangi kini punya pilihan transportasi lebih cepat. Dengan begitu, kunjungan ke destinasi wisata seperti Kawah Ijen, Pulau Merah, hingga Taman Nasional Baluran bisa meningkat signifikan,” jelasnya.
Kadin menilai, penerbangan Banyuwangi–Surabaya harus dijaga keberlanjutannya.
Dukungan semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat, menjadi kunci agar rute ini tidak hanya ramai di awal, tetapi terus berkembang dengan penumpang yang stabil.
“Kalau akses sudah mudah, otomatis investasi akan mengikuti. Para pelaku usaha luar daerah tidak lagi ragu datang ke Banyuwangi karena mobilitas semakin cepat. Ini momentum yang harus kita maksimalkan,” pungkas Dede.
Dengan harapan besar dari dunia usaha, kehadiran penerbangan reguler ini diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi Banyuwangi.
Mulai dari perdagangan, pariwisata, hingga sektor investasi, semua akan terbantu oleh konektivitas udara yang kini kembali terbuka lebar.
Editor : Agung Sedana